SIswa SMA Khadijah khusyuk berdoa untuk KH Maimoen Zubair di halaman sekolah, Rabu (7/8). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Sebanyak 2 ribu siswa-siswi Khadijah Wonokromo mulai SD, SMP dan SMA menggelar doa dan tahlil, Rabu (7/8). Bertempat di masjid, aula dan halaman, doa dan tahlil untuk mendiang KH Maimoen Zubair itu dipimpin Ketua IV Yayasan Khadijah, Abdulloh Sani.

Seluruh siswa dan dewan guru larut dalam lantunan doa, sholawat, tahlil dan tahmid. Dua jam mereka duduk bersila tanpa rasa capek. Semua demi seorang ulama besar yang sangat mereka agungkan dan kagumi.

Abdulloh Sani saat berceramah usai tahlil mengatakan, ulama adalah ahli waris para nabi. Ketika ada seorang ulama meninggal dunia, ada banyak pelajaran yang bisa diambilnya.

Di hadapan para siswa-siswi, Abdulloh Sani menegaskan, pelajaran pertama adalah manusia pasti mati. Tinggal menunggu giliran tanpa memandang usia, jenis kelamin dan golongan sosial.

“Kita harus mendekatkan diri kepada Alloh, berdoa agar selalu diberi kekuatan iman dan mencari ilmu yang bermanfaat,” ungkap Sani.

Selain itu, Sani menjelaskan, siswa Khadijah harus bisa menyontoh tokoh atau ulama-ulama besar. Mbah Moen dikenal sebagai tokoh yang istiqomah dalam menuntut ilmu dan melayani masyarakat atau umat.

Juga Mbah Moen dikenal sebagai tokoh yang berjuang untuk mempertahankan NKRI. Mbahkan Mbah Moen dikenal sebagai tokoh yang selalu bisa mengislahkan orang-orang atau kelonpok-kelompok yang berseteru.

“Jangan sampai anak didik kita ini tidak tahu ulama-ulama besar NU. Apalagi tokoh seperti Mbah Moen ini. Mereka semua harus mengenal beliau. Kalau sudah kenal, sedikitnya mereka bisa menyontoh hal-hal baik yang sudah beliau lakukan,” tukas Sani.

Memang tidak semudah itu bisa mengenal tokoh penting apalagi ulama hingga hal paling dalam. Namun Yayasan Khadijah berkomitmen untuk mengenalkan tokoh-tokoh terutama ulama-ulama NU hingga ke dalam kelas. “Semoga guru-guru Khadijah bisa meneruskan itu semua, memberikan pengenalan tentang tokoh-tokoh NU,” ungkapnya. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry