
Dr. Ubaidillah Zuhdi
Dosen S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
TULISAN ini merupakan bagian kedua dari seri bedah buku Atomic Habits: Perubahan Kecil yang Memberikan Hasil Luar Biasa karya James Clear.
Pada bagian akhir tulisan pertama, hal yang dibahas adalah contoh penerapan kaidah perubahan perilaku yang pertama, yakni menjadikannya terlihat. Kaidah-kaidah berikutnya akan dibahas pada tulisan kali ini.
Kaidah kedua adalah menjadikannya menarik. Kaidah ini merupakan hasil mengolah tahapan kedua perkembangan kebiasaan, yakni menumbuhkan gairah.
Dari kaidah ini kita bisa melihat bahwa dalam hal menumbuhkan kebiasaan baik yang baru, kebiasaan tersebut perlu dibuat menarik sehingga pelaksanaannya bisa langgeng.
Tentu masuk akal jika ada yang berpendapat bahwa kebiasaan yang kurang menarik akan mendatangkan kebosananseiring dengan berlalunya waktu.
Salah satu upaya untuk membuat sebuah kebiasaan menjadi menarik adalah memasangkan kebiasaan tersebut dengan kegiatan lain yang ingin anda lakukan. Sebagai contoh, kita bisa memasangkan melakukan push-up sepuluh kali (sebuah kebiasaan yang kita kejar) dengan membaca komik sebanyak satu bab (sesuatu yang kita inginkan). Lebih spesifik lagi, anda berkata kepada diri anda sendiri seperti ini: Saya akan membaca komik sebanyak satu bab setelah melakukan push-up sebayak sepuluh kali. Menarik bukan?
Kaidah ketiga adalah menjadikannya mudah. Kaidah ini merupakan hasil mengolah tahapan ketiga perkembangan kebiasaan, yaitu menanggapi. Adalah logis jika ada yang berpendapat bahwa manusia akan cenderung memilih kegiatanyang lebih mudah untuk dikerjakan daripada kegiatan yang lebih susah untuk dilaksanakan.
Adalah sebuah hal yang lumrah jika manusia lebih memilih kegiatan dengan hambatan kecil daripada kegiatan dengan hambatan besar. Selain mengakomodir poin “memilih yang mudah”, kaidah ini juga mengakomodir “menjadikan sebuah kegiatan mudah untuk dilaksanakan.” Tentunya, jika sebuah kegiatan mudah untuk dilaksanakan, kemungkinan bahwa kegiatan tersebutmenjadi sebuah kebiasaanakan menjadi lebih besar.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menjadikan sebuah kegiatan tidak sulit untuk dilakukan, menurut buku di atas, adalah dengan cara mengatur lingkungan. Lebih spesifik lagi adalah mengatur lingkungan yang ada sedemikian sehingga sebuah kegiatan menjadi mudah untuk dikerjakan. Mari kita ambil contoh.
Jika kita ingin menjadikan kegiatan membaca sebelum tidur mudah untuk dilakukan, maka kita perlu meletakkan buku-buku yang ingin dibaca di tempat yang mudah dijangkau dari tempat tidur (misalnya adalah di meja dekat tempat tidur).
Setelah membacanya, kita perlu meletakkan buku-buku tersebut di tempat semula agar di waktu mendatang kegiatan tersebut bisa dilakukan lagi dengan mudah. Jika kegiatan yang mudah dilakukan ini dilakukan terus-menerus, maka seiring dengan berjalannya waktu kebiasaan baik yang barupun akan muncul.
Buku di atas juga memaparkan “aturan dua menit” pada pembahasan mengenai kaidah ketiga. Ringkasnya, aturan ini menjelaskan bahwa pada saat memulai kebiasaan baru, kebiasaan tersebut harus bisa dilaksanakan dalam jangka waktu kurang dari dua menit.Hal lain yang dijelaskan juga pada saat membahas aturan ini adalah perlunya “gerbang pembuka”untuk mencapai tujuan yang besar.Kebiasaan adalah gerbang itu sendiri. Lebih lanjut, perlu kemudahan untuk membuka gerbang tersebut. Aturan ini adalah representasi dari kemudahan tersebut.
Agar lebih jelas, mari kita mengambil contoh. Buku di atas memakai contoh “menulis buku” sebagai salah satu sasaran akhir. Sasaran akhir ini tentu saja sifatnya sangat sulit untuk dicapai.
Butuh proses untuk mencapainya. Gerbang pembuka untuk mencapai sasaran akhir ini, menurut buku di atas, adalah menulis satu kalimat. Jika dibandingkan dengan menulis buku, menulis satu kalimat tentu jauh lebih mudah untuk dilakukan.Tentunya, menulis satu kalimat sangat mungkin dilakukan dengan durasi kurang dari dua menit. Dengan menjadikan menulis satu kalimat sebagai kebiasaan baru (sebagai contoh, menulis satu kalimat setiap hari), kemungkinanselesainya penulisan buku akan semakin meningkat. *





































