Dr  Ubaidillah Zuhdi- Dosen S1 Manajemen, FakultasEkonomi dan Bisnis

Tulisan kali ini akan membedah buku yang berjudul Atomic Habits: Perubahan Kecil yang Memberikan Hasil Luar Biasa. Buku ini karya James Clear.

Buku ini bercerita mengenai kekuatan kebiasaan. Sederhananya, kebiasaan yang dilakukan secara kontinu, meski terlihat kecil, akan memberikan dampak yang besar di kemudian hari.Hal ini berlaku untuk kebiasaan baik dan buruk.

Menurut buku di atas, mengubah kebiasaan sulit dilakukan karena dua alasan. Alasan pertama adalah karena sasarannya tidak tepat. Buku tersebut memakai istilah “tiga lapisan perubahan perilaku” dalam menjelaskan sasaran yang dimaksud.

Dengan demikian, terdapat tiga sasaran yang disebutkan di dalam buku itu, yakni (1) hasil, (2) proses dan (3) identitas.

Sasaran pertama adalah hasil. Kalimat yang mewakili untuk menjelaskan sasaran ini, sebagaimana tertulis di dalam buku yang sedang dibahas, adalah kebiasaan berbasis hasil.

Dengan demikian, ada orang yang melakukan kebiasaan dengan memfokuskan diri pada hasil yang akan diperoleh.Sebagai contoh, seseorang membiasakan diri menulis tiap hari minimal satu paragraph dengan tujuan menghasilkan buku.

Sasaran berikutnya adalah proses. Senada dengan kalimat yang dituliskan pada paragraph sebelum ini, kalimat yang bias dipakai untuk menjelaskan sasaran ini adalah kebiasaan berbasis proses.

Dengan kata lain, bisa jadi ada orang yang melakukan kebiasaan dengan berfokus pada proses alias ingin memperbaiki proses yang ada. Contohnya adalah seseorang membiasakan menulis tiap hari minimal satu paragraph dalam waktu maksimal 10 menit.

Sasaran yang ketiga adalah identitas. Dalam sasaran ini, orang melakukan kebiasaan karena dia meyakini dirinya adalah orang yang sesuai dengan kebiasaan tersebut.

Contohnya adalah seseorang membiasakan menulis tiap hari minimal satu paragraph karena dia meyakini dirinya adalah seorang penulis.Saya adalah penulis. Kalimat itu yang mungkin meresap di dalam diri orang tersebut.

Buku di atas menjelaskan bahwa kebiasaan akan bias dilakukan secara efektif jika sasaran yang dipakai adalah identitas.

Alasan kedua adalah karena menempuh cara-cara yang keliru dalam mengubah kebiasaan.Terdapat empat kaidah perubahan perilaku yang dijelaskan di dalam buku tersebut agar kebiasaan baik berlangsung langgeng.

Keempat kaidah tersebut adalah (1) menjadikannya terlihat, (2) menjadikannya menarik, (3) menjadikannya mudah dan (4) menjadikannya memuaskan.

Menurutbuku di atas, kebiasaan-kebiasaan berkembang melalui empat tahapan dengan urutan yang sama, yakni (1) mendapatkan petunjuk, (2) menumbuhkan gairah, (3) menanggapi dan (4) menikmati hasil.

Saat sebuah aksi telah melewati empat tahapan ini dengansukses, sangat mungkin aksi tersebut akan menjadi sebuah kebiasaan. Dengan demikian, empat tahapan ini merupakan siklus dari kebiasaan itu sendiri.

Empat kaidah perubahan perilaku yang telah disebutkan di atas merupakan hasil dari mengolah empat tahapan ini. Kaidah pertama adalah menjadikannya terlihat. Kaidah ini merupakan hasil mengolah tahapan pertama, yakni mendapatkan petunjuk. Jika kita ingin membentuk sebuah kebiasaan baik yang baru, maka langkah awalnya adalah menjadikan pemicu terjadinya kebiasaan tersebut terlihat.

Mari kita ambil contoh. Saat diri kita ingin membaca Al-Quran secara rutin setiap hari,  maka kita perlu meletakkan AlQuran di tempat yang terlihat oleh pandangan kita. Tentunya kita akan lebih mungkin membaca AlQuran secara rutin jika AlQuran diletakkan di meja kerja karena terlihat oleh mata kita.

Anda bias membayangkan sebaliknya jika AlQuran diletakkan di dalam lemari atau laci. Contoh lain dapat dilihat pada kegiatan berolahraga. Saat diri kita ingin jogging dengan rutin setiap pagi setelah bangun tidur, kita bias mengupayakannya dengan cara meletakkan sepatu dan baju olah raga di dekat tempat tidur. Dengan begitu, kita bias melihat peralatan olah raga dengan jelas saat kita bangun di pagi hari.  Hal itu akan lebih mendorong kita untuk melakukan jogging di waktu pagi setelah bangun tidur. *

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry