
SURABAYA | duta.co – Big Bad Wolf (BBW) kembali dibuka di Surabaya (29/1/2026). Pameran buku terbesar di Indonesia ini digelar hingga 8 Februari mendatang.
Surabaya adalah kota pertama gelaran BBW di 2026 ini. Ada 5 juta buku dipamerakan dari dalam dan luar negeri, mulai buku anak hingga dewasa, fiksi hingga non fiksi.
Di hari pertama pembukaan, ribuan orang mengantri mulai pagi. Mereka berebut untuk mendapatkan buku yang diinginkan. Bahkan tak sedikit yang membawa koper untuk tempat buku yang sudah dibeli.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung mengaku senang masyarakat Surabaya antusias hadir di pameran buku sekelas BBW. Ini membuktikan masyarakat Surabaya dan sekitarnya suka membaca.
“Literasi di Jawa Timur meningkat walau masih belum signifikan. Tapi dengan adanya pameran buku seperti ini, diharapkan kenaikan literasi bisa lebih besar lagi. Apalagi di pameran ini bukunya bervariasi dan harganya lebih terjangkau,” kata Aries.
Aries berharap pihaknya bisa bekerjasama dengan lebih intens dengan BBW Indonesia agar pameran seperti ini bisa menjangkau seluruh daerah di Jatim. “Semoga ke depan, semakin banyak orang yang suka membaca buku,” tandas Aries.
Country Director BbW Indonesia, Martinus Suwandi mengaku kaget dengan antusiasme masyarakat Surabaya terhadap pameran BBW. “Mereka rela datang pagi untuk bisa ikutan memilih buku yang diinginkan. Tak salah BBW di 2026 ini kami awali di Surabaya,” tuturnya.
Di tahun ke-10 BBW hadir di Surabaya dan Indonesia, Martinus Suwandi berharap, masyarakat bisa mendapatkan buku yang diinginkannya. Dengan buku itu diharapkan bisa mengubah pola pikir dan dunia dari seseorang.
“Jangan khawatir kehabisan. Kita bawa 5 juta buku hingga 8 Februari mendatang,” tuturnya.
Desi Kristanti, salah satu pemburu buku mengaku senang, akhirnya BBW 2026 diawali di Surabaya. Dia mengaku sudah menantikan momen seperti ini. “Selain saya suka buku, saya juga membuka jastip khusus di pameran ini,” katanya. ril/lis





































