
SIDOARJO | duta.co — Orang tua siswa apresiasi Baznas setelah hampir satu tahun tertahan akibat tunggakan pendidikan dan pendaftaran sebesar Rp3.800.000, ijazah milik seorang siswa bernama Sakhii(13) siswa STP Khoiru Ummah ,Kec.Wonoayu akhirnya dapat diambil yang sebelumnya sempat ditahan pihak sekolah (tidak bisa diberikan).
Rasa haru dan syukur menyelimuti keluarga (Ibunda dan ananda) saat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo hadir membantu menyelesaikan kewajiban administrasi pendidikan di STT Khoiru Ummah Perumtas 3, Kecamatan Wonoayu Senin (18/5/26).
Bantuan tersebut diberikan melalui program sosial BAZNAS Kabupaten Sidoarjo yang fokus membantu masyarakat kurang mampu, khususnya agar anak-anak tetap memperoleh hak pendidikan tanpa terhambat persoalan ekonomi.
Wakil Ketua Bidang SDM BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, H. Ilham, menjelaskan bahwa pelunasan tunggakan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
“Alhamdulillah pada hari ini BAZNAS Kabupaten Sidoarjo melaksanakan pembayaran tunggakan pendidikan santri STT Khoiru Ummah bernama Sakhii. Setelah tunggakan diselesaikan, ijazah sudah diberikan kepada siswa,” ujarnya.
Ia berharap langkah tersebut menjadi solusi bersama agar tidak ada lagi siswa yang gagal melanjutkan pendidikan hanya karena persoalan biaya.
Menurutnya, diperlukan sinergi antara lembaga zakat, pihak sekolah, dan orang tua dalam menyelesaikan permasalahan pendidikan.
“Harapannya ada sinergi antara BAZNAS, orang tua, dan sekolah. Ketika ada keluarga mengalami kesulitan membayar kewajiban seperti SPP, maka bisa dicarikan solusi bersama. Jangan sampai anak yang sudah lulus justru menjadi korban dan tidak bisa melanjutkan sekolah karena ijazahnya masih tertahan,” jelas H. Ilham kepada duta.co usai pengambilan ijasah.

Orang Tua Apresiasi Baznas dan Sampaikan Terimakasih
Sementara itu, Novita (42), ibunda Sakhii, mengaku selama kurang lebih satu tahun belum mampu melunasi kewajiban sekolah karena keterbatasan ekonomi keluarga.
“Kendalanya memang belum ada uang. Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS yang sebelumnya atas referensi dari Bu Ima Kepala Badam Pelayanan Pajak Daerah yang sudah membantu, sehingga ijazah anak saya bisa keluar dan dapat digunakan untuk mendaftar sekolah lanjutan di MTs,” ungkapnya penuh haru.
Dengan terselesaikannya persoalan tersebut, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo berharap semakin banyak pihak dapat bersinergi membantu masyarakat yang membutuhkan, sehingga pendidikan tetap menjadi hak setiap anak tanpa terkendala kondisi ekonomi.
Sementara pihak Sekolah khususnya Kepala Sekolah menyampaikan tidak ada penahanan ijasah oleh sekolah,dan itu sudah menjadi komitmen orang tua dengan sekolah ujarnya.(loe)




































