Anggota Bawaslu Kabupaten, Kecamatan hingga tingkat Desa/Kelurahan melakukan koordinasi yang sebelumnya melakukan pawai simpati mengajak masyarakat ikut mensukseskan pemilu 2018-2019 nanti.

GRESIK | duta.co  – Beban yang dipikul para pengawas pemilu ditingkat Desa/Kelurahan dirasa berat. Disamping honor renda, mereka dituntut melakukan pengawasan jalannya Pemilu. Tanpa mengenal waktu, bahkan tidak jarang mereka bekerja diluar jam kerja dan saat waktu istirahat.

Disampaikan Komisioner Bawaslu Propinsi Jatim, Aang Kunaefi saat  pelaksanaan koordinasi pengawas Desa/Kelurahan se-Kabupaten Gresik. Didepan ratusan pengawas  pemilu tingkat Desa/Kelurahan Aang merasa bangga. Melihat mereka yang tetap solid dan punya integritas tinggi.

“Antusias mereka sangat terlihat, harapan kami pengawas desa/kelurahan tidak ada yang tergoda dengan iming-iming dari mana pun sehingga melanggar ketentuan. Apalagi sudah dilantik sebagai pengawas pemilu hingga pemilu legislatif tahun depan,” jelas Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jatim.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik, Imron Rosyadi menuturkan rapat koordinasi yang dilakukan sekaligus memperingati 1 dasawarsa Bawaslu. Pihaknya berharap,  kekompakan di tingkat PPL, Panwascam, staf dan kasek  kecamatan tidak ada alasan lagi terkait keterlambatan. Seperti laporan di pengawasan tahapan Pilgub 2018.

“Semuanya harus bekerja sesuai tugas dan wewenang,   dan harus bergandengan dengan masyarakat untuk mengawasi tahapan kampanye ini. Sesuai dengan tagline-nya Bawaslu ‘bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu’  dan juga mengkampayekan ‘pilkada keren tanpa money politik dan politisasi SARA’.  Gresik harus damai di Pilgub Jatim ini,” tukasnya, Minggu 22/4/2018.

Selain mendengarkan orasi dari komisioner Bawaslu kabupaten Gresik, peserta menggelar atraksi seperti koreografi yang menampilkan tulisan Bawaslu. Pelaksanaan yang di ikuti oleh seluruh pengawas desa/kelurahan dan sekretariat kecamatan yang juga melakukan atraksi musikal. Secara teratur, anggota pengawas Kecamatan terlihat konvoi dengan kendaraan roda dua yang sengaja dihias.

Gayung bersambut, Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Gresik yang juga hadir dalam koordinasi diatas mengajak masyarakat  menyukseskan pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019. Ketua KPU Kabupaten Gresik Akhmad Roni mengatakan bahwa acara diatas sebagai ajang guna mengajak masyarakat Gresik dan parpol untuk mensukseskan pemilu serentak 2019. “Partisipasi masyarakat sangat menentukan suksesnya pesta demokrasi,” pungkasnya.(gus)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry