
PROBOLINGGO | duta.co – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Probolinggo dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Probolinggo Raya menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat pengawasan demokrasi selama lima tahun ke depan. Kerja sama ini juga diarahkan untuk meningkatkan edukasi politik masyarakat melalui pemberitaan yang objektif dan edukatif.
Penandatanganan berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Probolinggo, Jalan MT Haryono Nomor 466, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Selasa (13/10/2026).
Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo, Yonki Hendriyanto, mengatakan MoU tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat sinergi dengan insan pers, yang sebelumnya lebih banyak terjalin melalui komunikasi informal.
“Tujuannya tidak sekadar hitam di atas putih, tetapi ada tindak lanjut nyata dari kesepakatan ini,” kata Yonki.
Ia menyebut, kerja sama ini menjadi bagian dari persiapan pengawasan tahapan pemilu yang diproyeksikan dimulai pada pertengahan 2027. Meski belum memasuki tahapan pemilu dan terdapat kebijakan efisiensi anggaran, Bawaslu tetap berupaya mempersiapkan pengawasan sejak dini.
Ketua PWI Probolinggo Raya, Babul Arifandhie, menegaskan pers memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal demokrasi melalui pemberitaan yang mencerdaskan masyarakat, menangkal hoaks, serta mendorong partisipasi pemilih.
“Pers adalah salah satu pilar demokrasi. Jadi menjadi tanggung jawab moral bagi teman-teman jurnalis yang tergabung dalam PWI Probolinggo Raya untuk ikut memberikan edukasi, menebalkan pemahaman masyarakat, serta mengawal demokrasi sejak dini,” ujarnya.
Babul menjelaskan, MoU berlaku selama lima tahun dan akan dievaluasi setidaknya sekali dalam setahun agar substansi kerja sama dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. PWI juga memiliki Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) sebagai salah satu bentuk keterlibatan dalam pengawasan demokrasi.
Dalam penandatanganan tersebut, Yonki didampingi komisioner Bawaslu Tola’ Edy dan Sipuadi. Sementara Babul didampingi Dewan Penasihat Ahmad Faisol serta Divisi Organisasi dan Pengembangan SDM Agus Faiz Musleh. hul








































