Kondisi di lapangan jembatan ploso.

JOMBANG | duta.co – Kasus hilangnya baut dan mur di Jembatan Baru Ploso kembali terulang. Kali ini, satu tiang penyangga pembatas jembatan diduga ikut raib. Temuan tersebut diketahui pada Rabu (4/2/2026) di Jembatan Baru Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan sedikitnya terdapat sekitar 10 baut yang hilang pada pembatas sisi timur jembatan. Seluruh titik tersebut berada di area bahu jalan paling lebar yang juga menjadi satu-satunya ruang darurat bagi kendaraan untuk berhenti.

Hasil pengecekan di lokasi, pada bagian selatan bahu jalan ditemukan lima mur atau penutup baut yang hilang. Sementara di sisi utara, terdapat dua mur hilang, tiga baut beserta mur, serta satu tiang pembatas yang diduga telah dicabut. Pada titik tiang yang hilang itu, terlihat hanya menyisakan empat baut yang masih tertancap di beton tanpa mur pengunci.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran pengguna jalan. Ayu, salah satu warga yang rutin melintasi jembatan tersebut, menilai hilangnya baut dan pembatas jembatan sangat berbahaya, terutama pada malam hari.

“Kalau malam kelihatan rawan sekali. Apalagi di situ bahu jalannya paling lebar. Kalau pembatasnya hilang, orang bisa tidak sadar sudah terlalu ke pinggir,” ujarnya.

Ia berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan dan pengamanan agar kejadian serupa tidak terus berulang. “Jembatan ini kan baru. Sayang kalau dibiarkan rusak dan justru membahayakan,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Imam Bustomi, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut kejadian kehilangan baut di Jembatan Baru Ploso bukan kali pertama terjadi.

“Kalau terkait baut, sepertinya ini peristiwa yang terulang. Sebelumnya juga pernah terjadi dan sudah dibackup serta ditangani oleh teman-teman Bina Marga Provinsi,” kata Imam Bustomi saat dikonfirmasi.

Ia menegaskan bahwa Jembatan Baru Ploso merupakan aset milik Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengecekan dan koordinasi lanjutan.

“Informasi ini akan kami cek ke lapangan dan kami teruskan ke Bina Marga Provinsi. Kemarin juga sempat terjadi kejadian serupa, setelah kami konfirmasi akhirnya dibenahi,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan dilapangan, sekitar pukul 16.35 WIB, petugas gabungan dari PUPR dan Kepolisian turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan serta perbaikan sementara pada pembatas jembatan yang mengalami kerusakan. (din)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry