Ruang rapat di SDN Kidul Dalem III yang atap plafon ambruk akibat hujan deras, Kamis (3/1/2019), sore. (DUTA.CO/Abdul Aziz)

PASURUAN | duta.co – Salah satu ruangan rapat di SDN Kidul Dalem III, Kelurahan Kudul Dalem, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, atap plafonnya ambruk, pada Kamis (3/1/2019), sekitar pukul 16.50 WIB. Beruntung tak ada aktivitas di ruangan guru, sehingga insiden tersebut tak menimbulkan korban luka. Ambruknya asbes plafon dugaan pengerjaannya asal-asalan.

Pasalnya, gedung baru dikerjakan oleh salah satu rekanan yang memenangkan tender proyek atas rehab di SDN yang padat pemukiman itu, umurnya baru tiga bulan. Rehab tersebut baru diselesaikan pada akhir bulan Oktober 2018, yang menelan anggaran ratusan juta rupiah dari APBD 2018. “Ruangan SD yang biasa dipakai rapat itu baru direhab,” kata Isbi, warga sekitar, Jumat (4/1/2019).

Disebut bahwa ambruknya plafon tersebut setelah kawasan Kidul Dalem diguyur hujan lebat beberapa hari. Dugaan karena pemasangan genting yang tak sempurna sehingga guyuran hujan menembus atap yang terbuat dari gavalum. Karena volume air cukup besar, atap plafon asbes tak kuat menahan beban air hujan yang terusan mengguyur, sehingga plafon ambruk.

Runtuhnya plafon yang luasannya hampir satu ruangan rapat itu, membuat ruangan yang biasa digunakan aktivitas guru, berantakan. “Runtuhnya atap plafon diketahui pada hari Kamis sore oleh penjaga sekolah. Peristiwa ini dilaporkan ke pimpinan. Kami berharap ada tindakan dari dinas pendidikan untuk menanganinya” ujar Kasek SDN Kidul Dalem III, Tamat, saat ditemui.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi menyesalkan atas peristiwa ambruknya plafon atap di SDN Kidul Dalem yang semestinya tak terjadi.”Kami dapat laporan dari pihak sekolah. Hari Selasa besok akan diperbaiki kembali oleh rekanan yang kerjakan proyeknya dan atas insiden itu kami berikan teguran,” jelasnya, saat dihubungi. (dul)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.