TEKS: FAISAL HINDARI PUNGLI :Tantri saat berkunjung ke desa. Tantri mengingatkan seluruh kades menjauhi pungli (duta.co/faisal)

PROBOLINGGO|duta.co- Maraknya kepala desa yang ditangkap Tim Saber Pungli membuat Bupati Puput Tantriana Sari mengingatkan agar seluruh kades se-Kabupaten Probolinggo berhati-hati. Ketua Tim Saber Pungli Kompor Hendik Kurniawan menyarankan seluruh aparatur bekerja seperti biasa, tak perlu menerima uang atau barang.

Menurut Tantri,  pembentukan tim sapu bersih (saber) pungutan liar (pungli) dari lintas sektor pemerintah dan Forkopimda dilakukan untuk mencegah permasalahan yang membuat resah masyarakat.
“Sehingga pemerintah desa harus lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas dan kerjanya dengan baik sesuai dengan aturan perundang undangan,” ungkapnya.

Tantri menambahkan, membina anak buah dalam melaksanakan kesalahan (pungli) wajib diberikan teguran atau peringatan sampai tiga kalinya.

“Kalau masih tetap melaksanakan perbuatan yang sangat merugikan masyarakat, haruslah diberikan tindakan yang tegas dan dilanjutkan untuk diserahkan pihak yang berwajib dengan proses hukum,” jelasnya, Sabtu (18/3).

Apdesi dihimbau menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik dengan anggota Forkopimda. “Di mana tujuannya tidak menimbulkan kesalahpahaman. Apdesi mempunyai peran untuk mengatasi permasalahan tersebut dan kepala desa harus membela rakyat demi kesejahteraan rakyatnya,” pungkasnya.

Ketua Apdesi Kabupaten Probolinggo Nurul Huda beejani akan menjalin komunikasi dengan Forkopimda, supaya kasus di daerah lain tidak terjadi di Kabupaten Probolinggo.

“Kami berupaya untuk menjauhi pungli,” tukasnya.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menjalin hubungan dengan semua kepala desa (kades) serta mempererat hubungan antar kepala desa supaya dapat meningkatkan kinerja dalam proses pembangunan di desa dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat di desanya.

“Semua yang sudah disampaikan Ibu Bupati dan Pak Hasan mudah-mudahan nantinya bisa menjadi acuan serta motivasi bagi para kepala desa dalam melaksanakan pembangunan dan peningkatan dalam melayani masyarakat kedepannya,” katanya.

Tim sapu bersih pungutan liar (saber pungli) Kabupaten Probolinggo, di waktu berbeda, memberikan sosialisasi pencegahan pungutan liar kepada unit pelayanan masyarakat baik di Pemkab maupun Polres Probolinggo.
Wakapolres Probolinggo selaku Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Probolinggo Kompol Hendy Kurniawan mengungkapkan, ssosialisaai :-)bertujuan memberikan pemahaman terkait pelayanan yang bersih tanpa adanya pungutan liar untuk  mewujudkan “clean goverment“.

Di samping itu pembentukan Unit Pemberantasan Pungutan Liar di Kabupaten Probolinggo sehingga diharapkan tidak terdapat pungutan liar di unit-unit pelayanan di Pemkab dan Polres Probolinggo.

“Dengan pemberian pemahaman sosialisasi seperti ini diharapkan masyarakat terutama pegawai yang bekerja memberikan pelayanan mengerti dan paham akan saber pungli tersebut dan apa arti pungutan liar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Kompol Hendy Kurniawan mengajak agar senantiasa menghindari segala bentuk pungli maupun ucapan terima kasih dengan pemberian uang. “Kita bekerja biasa saja tidak perlu kita menerima uang maupun barang lainnya,” pungkasnya. afa

 

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry