Pelepasan 12 truk bantuan kemanusiaan untuk korban gempa NTT di Nagekeo oleh Kapoksi Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono di Surabaya.

SURABAYA l duta.co – Kapoksi Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono resmi melepas 12 truk bermuatan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Sasaran utama pengiriman adalah Kabupaten Nagekeo yang dinilai masih minim menerima distribusi bantuan dibandingkan daerah lain.

Pelepasan bantuan dilakukan di Surabaya pada Jumat (tanggal menyesuaikan konteks terbit). Bambang yang akrab disapa BHS menegaskan alasan pemilihan Nagekeo sebagai prioritas. Menurutnya, wilayah itu belum tersentuh bantuan secara merata meski tingkat kerusakan infrastruktur cukup parah.

“Wilayah Nagekeo menjadi prioritas karena bantuan yang masuk masih terbatas. Kami berharap distribusi berjalan lancar meski kondisi infrastruktur, termasuk jalan dan beberapa jembatan, mengalami kerusakan akibat gempa,” kata BHS saat acara pelepasan.

BHS menjelaskan, pemberangkatan bantuan ini melibatkan kolaborasi dengan Dharma Lautan Utama dan Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan atau GAPASDAP. Sebelum dikirim, pihaknya telah berkoordinasi dengan posko bencana dan masyarakat setempat agar barang yang dikirim benar-benar menjawab kebutuhan mendesak di lapangan.

BHS memeriksa bantuan gempa NTT, korban gempa Nagekeo, bingkisan bantuan kemanusiaan, Bambang Haryo Soekartono

Muatan 12 truk tersebut meliputi susu, obat-obatan, perlengkapan ibu dan anak, selimut, generator set, kabel, hingga kebutuhan logistik lain yang diperlukan para penyintas. BHS menyebut bantuan ini ditujukan untuk lebih dari seribu kepala keluarga terdampak yang sampai kini masih membutuhkan uluran tangan.

Tidak berhenti pada logistik, BHS juga mendorong pemerintah memperkuat layanan trauma healing. Ia menilai pendampingan psikososial sangat mendesak, terutama bagi anak-anak dan keluarga korban. Ia meminta tenaga pendamping dari pemerintah daerah, kepolisian, rumah sakit, serta relawan segera diterjunkan ke lokasi bencana.

“Kami juga mengirim mainan edukatif untuk anak-anak pengungsi. Ini bagian dari upaya membantu memulihkan kondisi psikologis mereka setelah mengalami peristiwa yang berat,” ujar BHS.

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang telah mengerahkan sejumlah menteri untuk mempercepat penanganan bencana di NTT. Menurutnya, kehadiran pejabat tinggi negara menunjukkan perhatian serius terhadap pemulihan wilayah terdampak.

Selain itu, BHS meminta percepatan pemulihan sektor pendidikan. Sekolah-sekolah yang rusak akibat gempa harus segera dibangun kembali agar anak-anak tidak kehilangan hak belajar terlalu lama.

“Kami berharap pemulihan pendidikan menjadi prioritas berikutnya. Anak-anak di Nagekeo harus segera kembali ke sekolah,” tutupnya.(gal)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry