PANDEMI : Menko PMK Muhajir Efendy saat menunjukkan beras kepada wartawan (Nanang .P Basuki/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Dalam kunjungan kerja dilakukan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK), H. Muhajir Efendy ke Kediri, pada Sabtu (19/09). Untuk memastikan kesiapan pasokan beras selama tiga bulan ke depan, kesiapan tim kesehatan serta mengecek keberadaan E-Warung sesuai perintah diberikan Presiden RI. Joko Widodo. Disela kunjungannya, menteri dikenal low profile ini menyempatkan diri berdiskusi dengan sejumlah perwakilan masyarakat yang ditemuinya.

Silahturahim digelar Menko PMK saat menginjakkan kakinya di Kediri dengan menggelar pertemuan dengan para Pengurus PD Muhammadiyyah Kabupaten Kediri. Hampir dua jam pertemuan tersebut berlangsung di Kantor PDM, selanjutnya meninjau beras di Gudang Bulog berada di Desa Paron Kecamatan Ngasem. Muhajir langsung meminta wartawan yang memilih karung beras mana yang harus dibuka.

“Ayo wartawan, pilih mana karung beras yang harus dibuka?,” ucap Menko PMK. Usai disepakati berada di paling atas, akhirnya karung tersebut dibuka dan dilihat bersama – sama. “Bagaimana kualitas berasnya? Layak gak dikonsumsi warga? Bahwa beras ini harus sampai langsung kepada penerima manfaat. Tidak boleh dititipkan dan proses pengiriman nanti didampingi tim PKH,” ucap Menko PMK dihadapan wartawan.

Muhajir Efendi kemudian menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan empat perintah dari Presiden terkait bantuan beras. “Kehadiran kami lebih tepatnya disebut koordinasi dan sinkronisasi di lapangan, untuk mengecek dan memantau di lapangan atas empat perintah diberikan Bapak Presiden. Yang pertama tentang ketersedian beras, yang Insya Alloh tercukupi dari beras lokal atas program pemberdayaan petani,” ucapnya.

Lalu kedua, harus tersalurkan sampai ke keluarga penerima manfaat, ketiga harus beras yang bermutu dan berkualitas pre – medium dan terakhir harus beras berbobot yang cukup disampaikan selama tiga bulan ke depan. “Bila sampai kekurangan stok beras, maka gudang Bulog harus dibongkar,” terangnya.

Rombongan Menko PMK kemudian mengunjungi dua E-Warung berada di Kecamatan Ngasem. Kemudian mengunjungi RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri dilanjutkan ke RSM Siti Khodijah Kabupaten Kediri lalu ke Laboratorium PCR di RSUD Kabupaten Kediri untuk memastikan kesiapan tim medis dan peralatan pendukung dalam penangganan Covid-19. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry