PELAKU UMKM:  Para seller Lazada dari Surabaya dan sekitarnya, bagian program roadshow Upgrade UKM 2018 ke 29 di sejumlah kota besar. (duta.co/dok lazada)

SURABAYA | duta.co -Lazada, destinasi belanja online nomor satu di Indonesia dan Asia Tenggara, mengunjungi para seller-nya dari Surabaya dan sekitarnya. Kunjungan merupakan bagian program roadshow Upgrade UKM 2018 ke 29 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Ini merupakan salah satu bentuk dukungan Lazada atas program pemerintah delapan juta UMKM Go Digital pada 2019. Tahun lalu, dalam program yang sama Lazada telah mengunjungi 11 kota di Indonesia dan berhasil memberikan pelatihan mengenai pemasaran produk secara online kepada 1.500 pelaku UMKM.

Selain pelatihan, Lazada juga memperkenalkan kemudahan berjualan secara online melalui situs e-commerce marketplace Lazada.co.idbagi para pelaku UMKM. Sama seperti tahun lalu, program Upgrade UKM 2018 ini didukung oleh berbagai pihak baik swasta dan pemerintah.

Berbeda sebelumnya, kali ini di Surabaya Lazada memperkenalkan program Lazada University, yaitu fasilitas edukasi interaktif yang dihadirkan Lazada bagi para pengusaha UMKM yang telah menjadi seller dan membuka toko virtual di Lazada.

Dihadiri oleh lebih dari 350 pedagang, pelaku bisnis, dan pengusaha UMKM kreatif, Lazada University memperkenalkan empat kurikulum, yaitu kelas Diploma, Sarjana, Master dan Doktoral. Kurikulum ini diharapkan dapat membantu seller memahami cara memaksimalkan semua fasilitas yang disediakan Lazada untuk meningkatkan jumlah transaksi mereka dan mengembangkan usahanya.

Achmad Alkatiri, Chief Marketing Officer, Lazada Indonesia menyampaikan, Bagi Lazada peningkatan keterampilan dan wawasan seller mengenai marketplace merupakan hal yang penting untuk mendukung angka penjualan mereka.

Kami juga berharap pada pelaku UKM dapat terus meningkatkan mutu produksi dan kualitas pelayanan konsumen. Karena kepuasan pelanggan merupakan salah satu alat promosi paling efektif.

“Selain berbagai pelatihan Lazada juga akan meluncurkan Seller Centre App  sebuah aplikasi berbasis iOS dan Android untuk mendukung operasional seller kami. Mereka akan dapat memonitor dan mengelola toko virtual dengan lebih mudah dari manapun mereka berada,” tambah Achmad.

Hadir menjadi salah satu narasumber pada acara Lazada University adalah Edhi Sutikno, salah satu seller teladan dari kota Surabaya pemilik toko online bernama IFURNHOLIC. Beliau telah bergabung di Lazada sejak 2015. Ketika mulai berjualan di Lazada, pesanan rata-rata perbulan masih di bawah 10 order. Namun semakin lama semakin banyak, apalagi saat Lazada mengadakan program promo. Khusus saat bulan Online Revolution Desember 2017 lalu saya mendapatkan kenaikan order hingga 700 order dalam satu bulan. Saya juga terus mengikuti trend dan hadirkan produk unik sesuai keinginan pasar. Saya senang Lazada serius dalam mendukung para seller.”

“Sekarang, jualan online menjadi cara praktis menjangkau pasar dari pulau atau kota lain secara ekonomis. Fasilitas pendampingan seller juga akses bantuan keuangan banyak membantu saya mengembangkan usaha, tegas Edhi.

Bersama Koinworks Lazada telah hadir di Surabaya, selanjutnya Lazada akan hadir menyapa para seller di Bandung dengan mitra lainnya. (imm)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.