SEHAT : Wali Kota Mas Abu didampingi Hadi Santoso, Direktur Bank Jatim Pusat simbolis menyerahkan bantuan jamban (duta.co/humas) 

KEDIRI | duta.co -Demi mewujudkan program Millenium Development Goals, Pemerintah Kota Kediri didukung Bank Jatim menggelar program Jamban Sehat untuk warga tingal di tiga kecamatan. Hal ini disampaikan Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Kediri usai meresmikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim.

Bantuan yang diberikan Bank Jatim sebanyak 50 jamban yang dibagi untuk Kecamatan Mojoroto sebanyak 12 unit, Kecamatan Kota sebanyak 38 unit dan Kecamatan Pesanten sebanyak 10 unit. Adapun penyerahan CSR ini secara simbolis bertempat di Kelurahan Ngampel, pada Jumat pagi(1/3/2019).

Hadir Direktur Kepatuhan dan Human Capital Bank Jatim Hadi Santoso, Kepala Bank Jatim Cabang Kediri Widyanayati, Kepala OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kota Kediri, Camat Mojoroto Ridwan, Lurah Ngampel Kuswanto, jajaran Bank Jatim Kediri dan warga penerima bantuan jamban sehat.

Wali Kota Kediri mengucapkan terima kasih kepada Bank Jatim telah mewujudkan tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.

“Saya mewakili masyarakat yang menerima bantuan jamban mengucapkan banyak terima kasih. Mungkin dulu panjenengan punya jamban tapi rusak atau bahkan belum punya jamban sekarang sudah dibangun. Tadi sudah saya lihat jamban yang dibangun sangat bagus sekali,” ujar Mas Abu sapaan akrabnya.

Mas Abu berpesan kepada penerima bantuan agar selalu menjaga dan merawat jamban sehat. Ia juga menginginkan tidak ada lagi masyarakat Kota Kediri yang buang air disembarang tempat ataupun di sungai.

“Ini adalah sisa-sisa dari program Millenium Development Goals , memang masih ada yang belum punya jamban di Kota Kediri. Tapi pasti bisa kita selesaikan bersama dengan Bank Jatim ini. Tolong jaga dan gunakan sebaik-baiknya jamban sehat ini,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kota Kediri ini juga mengajak Bank Jatim untuk lebih dekat dengan para pelaku usaha karena banyak usaha mikro yang berkembang di Kota Kediri. Para pelaku usaha ini telah menggunakan market place dan media sosial untuk memasarkan produknya.

“Saya berharap Bank Jatim bisa mendekati dan membesarkan mereka. Saya lihat program di Bank Jatim juga banyak sekali yang bisa disinergikan. Karena usaha mikro inilah yang menjadi nafas ekonomi baru yang luar biasa,” jelasnya.

Direktur Kepatuhan dan Human Capital Bank Jatim Hadi Santoso menyampaikan CSR ini adalah wujud kepedulian Bank jatim kepada masyarakat. Pada tahun 2018 Bank Jatim memberikan CSR untuk seluruh Jawa Timur kurang lebih sepuluh milyar. Untuk pembangunan jamban sehat di Kota Kediri ini sebesar Rp 490.150.000.

“Ini merupakan wujud kepedulian Bank Jatim. Semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masyarakat,” ujarnya.

Penyerahan CSR secara simbolis dilakukan oleh Bank Jatim kepada Wali Kota Kediri. Kemudian dilanjutkan penyerahan dari Walikota Kediri kepada perwakilan dari masyarakat penerima bantuan jamban sehat. (nng)

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.