Banjir lumpur yang melanda kawasan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. (duta.co/ABDUL)

PASURUAN | duta.co — Hujan yang berintensitas tinggi terjadi di kawasan Lawang, Kabupaten Malang, dan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, selama dua jam lebih menyebabkan Sungai Juri yang melintasi sisi Jalan Raya Purwodadi – Purwosari tepatnya jalur Malang-Surabaya meluap. Akibat luapan sungai, jalan raya sempat terendam hingga 30 sentimeter dan menyebabkan jalur lumpuh sekitar tiga jam.

Banjir yang disertai lumpur kali ini merupakan kali pertama sejak puluhan tahun di kawasan dataran tinggi ini. Bahkan diakui warga, banjir ini terbesar.

“Luapan air mencapai puncaknya sekitar pukul 16.30 WIB. Tadi air mencapai 30 sentimeter, saat ini sudah mulai surut tinggal 10 sentimeter,” papar Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana, Kamis (5/1/2017) malam.

Meski air mulai surut, jalur masih macet karena arus air sangat deras. Saat ini hujan dengan intensitas 30 mm/jam masih mengguyur kawasan Lawang dan Purwodadi. Sungai Juri melintasi Desa Capang Desa Kertosari, Desa Martopuro dan Desa Tejowangi Kecamatan Purwosari. Namun air yang meluap ke jalan raya tepat di Desa Capang dan Desa Kertosari menimbulkan kemacetan.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 20.00 WIB, jalur Malang – Surabaya di Purwosari mulai lancar dua arah setelah sempat lumpuh sekitar tiga jam. Kemacetan sudah dikendalikan, bahkan ekor kemacetan juga sudah tidak terlihat.

Air yang merendam jalan raya sudah surut. Petugas Satlantas Polres Pasuruan memilih menghentikan lalu-lintas karena tidak ada jalur alternatif dan juga tidak memungkinkan untuk diberlakukan contra flow. (dul)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan