Foto Bersama Kadinkes, Kepala BPOM, Anggota Komisi DPRD Situbondo dan Peserta KIE (Heru/duta.co)

SITUBONDO | duta.co – Balai POM Jember bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo menggelar Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Konsumen Cerdas Pilih Komestik Aman. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Situbondo terlaksana dengan khitmad, Selasa (31/3/2026).

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Balai BPOM Jember Benny Hendrawan, S. Farm. Apt, Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Kesehatan Situbondo, Komisi IV DPRD Situbondo, pengusaha kosmetik dan sekitar 60 orang peserta KIE Konsumen Cerdas Pilih Kosmetik Aman.

“Saat ini, industri kosmetik di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Penggunaan kosmetik tidak lagi terbatas pada kelompok usia atau gender tertentu, melainkan telah menjadi kebutuhan bagi berbagai lapisan masyarakat mulai dari remaja hingga dewasa untuk menunjang penampilannya,” kata Kepala Balai POM Jember Benny Hendrawan, S. Farm. Apt dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Benny mengatakan, transformasi digital telah mempengaruhi pola belanja masyarakat. Adanya kemudahan akses melalui platform e-commerce dan media sosial menjadikan produk kosmetik dari dalam maupun luar negeri mudah diperoleh.

Kemudian ini, lanjut Benny, menjadi celah dalam peredaran kosmetik yang tidak memenuhi standar keamanan, salah satunya yakni adanya kosmetik dengan klaim yang berlebihan atau overclaim.

“Masih banyak konsumen yang terkecoh dengan kosmetik overclaim dan mengesampingkan fungsi kosmetik yang sesuai. Hal ini, dikarenakan masih rendahnya pengetahuan masyarakat terkait kosmetik aman dan klaim yang sesuai,” jelas Benny.

Berdasarkan kondisi tersebut, kata Benny, maka dibutuhkan upaya preventif melalui kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) untuk memberdayakan masyarakat khususnya untuk konsumen dan pelaku usaha untuk memproduksi kosmetik agar aman dan bermutu.

“Sehubungan dengan hal tersebut, maka Balai POM di Jember menyelenggarakan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) “Konsumen Cerdas Pilih Kosmetik Aman” dan Forum Konsultasi Publik terkait layanan publik Balai POM di Jember bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Situbondo,” jelas Benny.

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilih kosmetik yang aman, kata Benny semakin meningkat. Hal ini terlihat dari meningkatnya minat konsumen untuk memastikan produk kecantikan yang mereka gunakan telah terdaftar dan memiliki izin edar resmi.

“Banyak konsumen kini mulai memahami bahwa penggunaan kosmetik yang tidak aman dapat berdampak buruk bagi kesehatan kulit, seperti iritasi, alergi, hingga kerusakan jangka panjang. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih teliti sebelum membeli produk kosmetik,” jelas Benny.

Salah satu langkah, sambung Benny, yang dapat dilakukan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yakni dengan memeriksa nomor registrasi pada kemasan produk. Produk yang telah terdaftar di BPOM umumnya telah melalui serangkaian uji keamanan sehingga lebih terjamin kualitasnya.

“Selain itu, konsumen juga dianjurkan untuk memperhatikan komposisi bahan, tanggal kedaluwarsa, serta keaslian produk. Maraknya peredaran kosmetik ilegal di pasaran, terutama melalui penjualan online, menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dilain pihak, Ika Rizki Helwandi S.Farm., Apt. pengawas farmasi dan makanan ahli muda Balai POM Jember, dalam materi menerangkan panjang lebar dihadapan peserta KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) tentang Bedah Klaim Kosmetik dan Memahami Batasan Klaim Kosetik.

Sementara itu, Rina Widharnani Sekretaris Dinas Kesehatan mengatakan, dengan dilaksanakannya kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi yang digelar BPOM Jember, diharapkan masyarakat Situbondo bisa menjadi konsumen cerdas dalam memilih kosmetik aman.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Kesehatan akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjadi konsumen cerdas. Kampanye ini diharapkan mampu menekan peredaran kosmetik berbahaya serta dapat melindungi masyarakat. Diharapkan masyarakat dapat menjadi konsumen cerdas dalam memilih kosmetik,” tutur Rina.

Pewarta: Heru Hartanto
Editor: Nizham Alkafy

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry