Bakti sosial pengobatan gratis dr. Bayu Febri Mardianto di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kamis, (22/9/22). (FT/LOETFI).

SIDOARJO | duta.co – Kesehatan adalah hal utama yang sangat dibutuhkan masyarakat, seperti di pedesaan. Oleh karenanya, terlihat antusias puluhan warga Desa Kedondong memeriksakan diri dengan adanya bakti sosial pengobatan gratis.

Hal ini terselenggara berkat kepedulian dan rasa kemanusiaan dr. Bayu Febri Mardianto. Pasalnya, atas support dari instansinya, sehingga bisa memberikan pelayanan kesehatan gratis pada Kamis, (22/9/22), di pendopo Balai Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kab. Sidoarjo.

Adanya bakti sosial (Pengobatan Gratis) ini, salah satu warga Dusun Delesan Desa Kedondong, mbah Tawar (60), mengatakan, dirinya ingin memeriksakan kesehatan seperti kolesterol, gula darah, dan lainnya.

“Intinya, ingin tahu kesehatan saya, dan sangat senang mas adanya pengobatan (periksa) gratis ini,” pungkas mbah Tawar, pria yang antusias memeriksakan diri guna mengetahui kesehatannya diusia senja itu.

Sementara, dr. Bayu Febri Mardianto, di lokasi kegiatan menyampaikan, kegiatan baksos (pengobatan gratis) ini dipilih khususnya di Desa Kedondong Kecamatan Tulangan ini dengan tujuan untuk mengetahui kesehatan warga dan memberikan pelayanan kesehatan.

Kades Kedondong, Jamali, kepada wartawan mengucapkan banyak terima kasih, karena dengan pengobatan gratis ini, masyarakat bisa cek gula darah, kolesterol, dan cek lainnya untuk kesehatan masyarakat.

“Yang paling utama garis besarnya, saya mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan di Desa Kedondong ini. Toh nantinya untuk kepentingan dan juga untuk kesehatan warga Kedondong,” terang Jamali.

“Kebetulan, kalau dilihat dari program di Kedondong, kegiatan ini baru pertama kali dari dr. Bayu, kegiatan dari kantornya untuk bakti sosial di Kedondong,” tambahnya.

Masih kata Jamali, ada dua pilihan bakti sosial. Yang pertama khitan masal, kedua pengobatan gratis. Namun, pihaknya mengambil pengobatan gratis karena banyak yang berminat.

Jamali berharap, semoga kegiatan ini tidak satu kali kegiatan, kalau bisa setiap bulan. “Barang kali dr. Bayu mau berkerja sama, desa juga mempunyai kegiatan Lansia, posyandu balita, itu bisa gabung nantinya. Kalaupun itu dr. Bayu menerima, tetap kita mengajukan jangan sampai satu kali saja kegiatan seperti ini,” pungkas Kades Jamali. (loe)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry