ROKOK : Jenis rokok vape kini marak dikonsumsi para pelajar di Kota Kediri (istimewa / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Banyak orang mengaku menggunakan rokok elektrik atau vape lebih aman daripada rokok berbahan baku tembakau. Padahal, berdasarkan penelitian dilakukan Institute on Drug Abuse pada sejumlah pelajar. Disampaikan 1 dari 5 siswa setingkat sekolah menengah menggunakan rokok vape, diyakini sebagai bukti masuknya budaya barat ke Indonesia.

Namun, apakah mereka tahu jika di dalam kandungan liquid mengandung nikotin yang bahayanya dapat merusak otak. Maraknya lokasi tongkrongan anak muda Kota Kediri menjamurnya cafe, ternyata dijadikan ajang berkumpul bukan sekedar bertemu.

Beberapa terlihat dari penampilannya, mereka masih duduk di bangku sekolah. Menjadikan ironis, sejumlah perempuan terlihat asyik memainkan asap dikeluarkan dari mulutnya usai menghisap vape.

“Karena rasanya lebih enak, tidak bau di tangan dan harganya sangat murah daripada beli rokok yang bertembakau,” ucap salah satu pelajar, ditemui di salah satu cafe, di Kawasan Stadion Brawijaya pada Rabu malam. Saat ditanya apakah tidak berpikir kandungan nikotin di dalam sangat berbahaya untuk kesehatan, dia mengaku sangat menikmati rasa dan tidak tahu bila ada kandungan nikotin.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Kediri, dr. H. Fauzan Adima menyampaikan. Bahwa maraknya vape merupakan indikasi munculnya gaya hidup baru dan diperlukan aturan yang baku dengan disertai sanksi sebagai bentuk edukasi dan efek jera.

“Terlihat telah menjadi bagian ‘gaya hidup’, padahal rokok elektrik lebih berbahaya dibanding rokok biasa. Solusinya diperlukan Perda untuk mengatur dan menjaga generasi muda agar lebih sehat. Juga tidak terpapar atau disuguhi asap rokok, itulah makna negara atau pemerintah hadir,” terang dr. Fauzan.

Langkah tepat harus dilakukan, lanjut Fauzan, memberikan sosialisasi atau himbauan dengan menggandeng Dinas Pendidikan dan pihak terkait. “Perlu tindakan nyata, sosialisasi atau himbauan utk tidak merokok baik rokok biasa maupun rokok elektrik kepada para pelajar,” imbuhnya. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry