(ki-ka) Hari Wurianto (Chief Compliance Officer), Jong Hwan Han (Chief Risk Officer), Ji Kyu Jang (Chief Strategic Officer), Eui Hyun Shin (Chief Information Officer), Rivan A Purwantono (President Director), Adhi Brahmantya (Chief Retail & SME Banking Officer),Dodi Widjajanto (Chief Wholesales Banking Officer), Shin Seng Hyup (Chief Financial Officer), Helmi Fahrudin (Chief Operation Officer). (dok/duta.co)

SURABAYA | duta.co – Bank Bukopin menyelenggarakan sosialisasi bagi seluruh Karyawan nya mengenai code of ethics terbaru bagi seluruh jajaran manajemen dan karyawan via webinar.

Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari proses transformasi Perseoran secara internal dalam hal pedoman dan etika kerja bagi seluruh manajemen dan karyawan. Sejalan dengan proses transformasi yang sedang dijalani oleh Perseroan dalam bidang bisnis, infrastruktur IT, serta pelayanan terdepan bagi nasabah.

Seperti diketahui sebelumnya, Bank Bukopin tengah menjalani masa transformasi pasca KB Kookmin Bank resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP) tunggal di Perseroan.Bank Bukopin secara aktif melakukan transformasi di seluruh lini dengan dukungan dan pengalaman yang dimiliki oleh KB.

Selain transformasi internal melalui Code of Ethic terbaru, Bank Bukopin memiliki 4 (empat) fokus dalam proses transformasi, yaitu : ekspansi bisnis Good Bank, perubahan struktur Human Capital, Credit Process dan Rebranding.

Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabah dengan melakukan modernisasi infrastruktur TI serta menyiapkan beragam produk dan layanan berbasis perbankan digital seperti aplikasi Bukopin Mobile dan aplikasi perbankan digital Wokee.

Per 30 September 2020, saham Bank Bukopin dimiliki oleh KB Kookmin Bank (67%). Sedangkan pemegang saham terbesar kedua PT Bosowa Corporindo (11,68%), dan masyarakat (termasuk Negara Republik Indonesia dan Kopelindo) dengan kepemilikan (18,4%).

Bank Bukopin beroperasi di 24 provinsi, dengan 43 kantor cabang utama, 175 kantor cabang pembantu, 162 kantor kas, 9 Kantor Fungsional, 25 Payment Point, dan 834 unit ATM, serta tergabung dalam jaringan ATM Prima dan ATM Bersama. Imm

 

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry