NETRAL : Ustadz Haikal Hassan saat berdialog dengan kaum emak-emak di Gedung PKP-RI (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI  | duta.co -Sosok Ustadz Haikal Hassan atau akrab disebut Babe menjadi salah satu tokoh ulama memberikan kritik pedas pada kinerja pemerintahan Jokowi. Dengan humorisnya, saat menghadiri acara Tausiyah Kebangsaan Dari Kediri Indonesia Menang di Gedung PKP-RI, Jl. Sam Ratulangi Kota Kediri, kali ini memberikan kritikan pedas kepada anggota Polri dan Prajurit TNI untu bersikap netral.

Dihadapan ratusan massa, kata pertama diucapkan merasakan bahagia bisa datang di kandang banteng, kemudian mengajak hadirian untuk mengucapkan yel yel.

“Dimana-mana kok ada istilah kandang banteng dan saya bangga bisa datang di kota ini. Ayo ucapkan Jokowi? Prabowo?,” ucapnya sambil menempelkan kedua tangan pada telinga.

Dia pun menyoroto nasib rakyat makin terpuruk karena harga sejumlah kebutuhan bahan pokok naik dan kejadian musibah bencana dimana-mana. Babe pun mengaku mendapat segala bentuk fitnah mulai disebut ustad bajingan, abal-abal hingga dituduh anti Pancasila, paham teroris dan radikal.

“Ehh anda ini Belanda atau kelompok pengkhianat? Kok nuduh orang radikal. Kita keliling tidak dibayar, hanya niat demi Indonesia berubah. Saya sudah tiga tahun berkampanye dan selalu teriakan 2019 ganti presiden. Saya ingin presiden-nya tidak pandai berbohong. Bukan presiden yang suka memenjarakan ulama dan tokoh masyarakat,” tegasnya.

Kepada anggota Polri dan Prajurit TNI, Babe meminta agar bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis apapun.

“Jangan tebang pilih, ada oknum yang mengarahkan dukungan kepada salah satu paslon. Bila dulu kaum emak-emak tidak pernah ikut kampanye. Tapi sekarang mereka menjadi garda terdepan dalam urusan politik,” jelasnya.

Babe pun menyakini bila siapapun yang didukung kaum emak-emak pasti akan menang dalam kontestasi Pilpres pada 17 April nanti.

“Ada emak-emak yang dukung Jokowi? Bagaimana emak-emak gak gelisah harga terus naik? Sementara pupuk dibatasi, kita negara agraris namun harus impor bahan pangan,” ucapnya. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.