Para penyandang autisme dilatih keterampilan agar bisa mandiri. DUTA/istimewa

SURABAYA | duta.co – Bentuk kepedulian kepada penyandang autism ditunjukkan PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri).

Dengan menggelar corporate responsibility (CR) Week 2019, langkah ini sebagai bentuk kepedulian untuk mendukung pemberdayaan anak-anak penyandang autism (berkebutuhan khusus) dan masyarakat berkebutuhan khusus.

Kegiatan tanggung jawab sosial masyarakat ini dilakukan secara berkesinambungan, sebagai bagian dari kegiatan tahunan AXA Grup.

Serta bentuk kontribusi nyata AXA Mandiri kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak penyandang autism. Salah satunya dilakukan di Rumah Autis Gunung Putri, Bogor.

Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma dalam rilisnya kepada Duta, Jumat (5/7) mengatakan CR Week dilaksanakan seluruh AXA di dunia dalam kurun waktu bersamaan.

“Pada tahun ini, AXA Grup memang menyoroti tiga hal untuk kegiatan CR, yaitu perubahan iklim, kesehatan dan inklusi sosial (upaya meningkatkan kemandirian individu guna mencapai kualitas hidup yang ideal),” ujarnya.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa yang berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat, AXA Mandiri turut berperan serta pada kegiatan CR Week 2019 dengan mengadakan serangkaian kegiatan yang berfokus pada bidang kesehatan dan inklusi sosial.

Kegiatan tersebut dirancang untuk dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak penyandang autism. Juga orangtua dan para guru anak-anak penyandang autisme.

 Kelompok masyarakat kalangan disabilitas menjadi salah satu sasaran target program Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) termasuk masyarakat berkebutuhan khusus seperti penyandang autisme.

Program tahunan ini menjadi bukti nyata kontribusi perusahaan karena para karyawan terjun langsung di berbagai kegiatannya.

Hal ini tidak hanya memberikan manfaat kepada masyarakat yang menjadi target kegiatan CR, tetapi juga menumbuhkan rasa untuk selalu berbagi dan membantu orang–orang yang membutuhkan bagi para karyawan.

“Pada CR Week kali ini, AXA Mandiri menggandeng yayasan Rumah Autis sebagai upaya mendukung pemberdayaan kalangan berkebutuhan khusus untuk membantu mereka mendapatkan masa depan yang lebih baik, sesuai dengan tujuan perusahaan yaitu empower people to live a better life,” ujar Handojo.

Berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 2018, autisme dapat terjadi pada anak siapa saja, tidak ada perbedaan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, dan etnis. Penyandang autisme laki – laki lebih banyak dibandingkan perempuan (1:5).

Prevalensi autisme di dunia semakin lama semakin meningkat. Di Indonesia, meski belum ada data yang pasti, merujuk pada Incidence dan Prevalence ASD (Autism Spectrum Disorder), terdapat 2 kasus baru per 1000 penduduk per tahun, serta 10 kasus per 1000 penduduk (BMJ, 1997).

Adapun penduduk Indonesia yaitu 237,5 juta dengan laju pertumbuhan penduduk 1,14% (BPS, 2010), maka diperkirakan penyandang ASD di Indonesia yaitu 2,4 juta orang dengan pertambahan penyandang baru 500 orang/tahun. end/ril

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry