Caption foto : Tangkapan layar pesan WA penipuan menggunakan nomor Kepala Desa Randegan Kec. Tanggulangin. (FT: Loetfi)

SIDOARJO | duta.co – Modus penipuan mengatasnamakan Kepala Desa Randegan Kecamatan Tanggulangin, Mochamad Samsoel Halim atau akrab disapa Lurah Wing, marak beredar di grup WhatsApp maupun pesan pribadi. Dalam pesan tersebut, pelaku meminta pinjaman uang sebesar Rp5 juta hingga Rp15 juta dengan janji sehari dikembalikan.

Salah satu isi pesan WhatsApp yang tersebar berbunyi: “Assalamualaikum, bisa minta tolong punya saldo 5 juta di rekening gak, pinjam dulu besok saya kembalikan.”

Pesan itu menimbulkan keresahan sekaligus jadi bahan candaan warga maupun rekan wartawan. Sebab, tidak mungkin seorang Kepala Desa meminta uang dengan cara demikian. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan sudah ada yang menjadi korban dengan mentransfer uang.

Saat dikonfirmasi duta.co pada Minggu malam (31/8/2025), Kades Mochamad Samsoel Halim membenarkan adanya penyalahgunaan nomor ponselnya untuk mengirim uang ke rekening atas nama orang lain (perempuan).

“Hati-hati itu bukan nomor rekening saya. Iya, saya juga baru tahu sekitar pukul 18.00 WIB, dikabari salah satu warga. Nomor saya di-‘hack’. Itu bukan saya yang mengirim pesan WhatsApp, sekarang sedang diperbaiki,” jelas Lurah Wing sambil menunjukkan tangkapan layar pesan tersebut.

Ia menegaskan, pesan pinjam uang itu adalah modus penipuan. “InsyaAllah sudah banyak yang paham kalau itu penipuan. Hacker memakai nomor HP saya dan foto profil saya,” tegasnya.

Menurutnya, keluarganya pun ikut dibuat kaget dengan pesan tersebut. “Istri saya sangat terkejut karena pesan juga menyasar anak-anak saya dan saudara. Untungnya semua sudah sadar kalau itu bukan saya,” ujarnya.

Kades Wing berterima kasih kepada warga yang sigap saling mengingatkan di grup RT maupun secara pribadi terkait modus penipuan tersebut.

“Harapan saya, semoga siapa pun yang menerima pesan serupa tidak serta-merta menanggapi. Karena HP saya memang sedang kena hack, dan saya baru tahu usai salat Magrib. Saat ini sudah ditangani dan sedang diperbaiki. Dan semua sudah saya beritahu termasuk Pak Carik (Sekdes) dan Pak Camat,” pungkasnya.

Wartawan duta.co juga menanyakan hal tersebut kepada Ketua RT 6 RW 2 serta beberapa kerabat Kepala Desa. Mereka membenarkan bahwa banyak warga yang turut menerima pesan WhatsApp serupa, dan meyakini nomor HP Kepala Desa Randegan memang telah diretas (hack). (loe)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry