RESCUE : Jalan berlubang diberi tanda tim Rescue Kediri (istimewa / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Hampir 6 bulan lebih, bila pengguna jalan melintas di Jl. Ahmad Yani Kota Kediri tepatnya di depan pintu masuk Taman Wisata Pagora. Alan menemui jalan berlubang dengan diameter mencapai 2 meter dan memiliki kedalaman lebih dari 15 centimeter. Beberapa pengguna jalan dikabarkan sempat menjadi korban dan terkait hal ini sebenarnya telah disampaikan ke dinas terkait.

Terlihat sepasang orang tua ‘gleyor’ saat naik motor kemudian akhirnya memilih menepi saat roda motornya masuk ke jalan berlubang. “Alhamdullilah, hanya kaget dan untungnya saya bisa menguasai stir motor,” ujar Mahmud, warga Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto saat ditemui Sabtu (23/11) siang.

Dari keterangan sejumlah orang berada tidak jauh dari lokasi jalan berlubang tersebut, didapat keterangan jika kerusakan ini telah berlangsung lama. Menjadikan ironis, keberadaannya berada di jantung Kota Kediri. Disampaikan Edi Santoso, dirinya pernah mengadukan hal ini ke Dinas PUPR, namun hingga sekarang belum ada tanggapan.

Terakit kerusakan jalan ini, pimpinan DPRD Kota Kediri menyampaikan ucapan terima kasih dan akan disampaikan ke pihak terkait. “Itu termasuk jalan propinsi jadi bukan kewenangan pemerintah kota untuk memperbaiki,” ungkap Katino, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri dari Fraksi Gerindra.

Menjadikan rasa salut, tim Rescue Kediri tidak berpikir panjang langsung turun ke jalan dibantu anggota Satpol PP Kota Kediri, memberikan tanda berupa cat warna putih. “Kami tidak ingin terjadinya korban jiwa atas adanya jalan berlubang ini,” ungkap Fardan, Koordinator Rescue Kediri. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry