Fasilitas untuk publik di Negara Bagian Victoria Australia. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Pemerintah Negara Bagian Victoria berencana memberikan stimulus ekonomi melalui potongan pajak pembelian properti. Tidak tanggung-tanggung, potongannya hingga 50 persen.

Potongan ini diberikan kepada pembeli properti dengan harga maksimal Rp 10 miliar dan hanya berlaku hingga akhir Juni 2021.

Tidak hanya itu, pemerintah setempat juga akan membangun proyek airport rail link baru Kota Melbourne senilai Rp 80 triliun hingga Rp130 triliun. Hal ini semakin memperkuat posisi Kota Melbourne sebagai kota paling layak huni di dunia,

Menyikapi perkembangan terbaru ini, Head of Major Project Sales Crown Group Indonesia, Herman Suwito, mengungkapkan proyek terbaru ini akan semakin memudahkan masyarakat Melbourne untuk selalu bergerak dan terhubung di masa yang akan datang dengan lebih cepat dan nyaman.

“Aksesibilitas merupakan faktor penting dalam kriteria sebuah kota metropolitan,” katanya dalam rilisnya Jumat (4/12/2020).

Airport rail link yang akan dibangun ini menghubungkan lebih dari 30 stasiun kereta termasuk Footscray, State Library, Town Hall, Anzac, Geelong hingga Traralgon. Sehingga para komuter nantinya hanya menggunakan satu direct trip menuju bandara tanpa harus berganti kereta.

“Jelas salah satu kawasan pemukiman yang paling terdampak positif secara signifikan adalah Southbank. Karena selain telah memiliki rel trem yang menghubungkan Southbank dengan Kawasan CBD dengan lebih cepat, stasiun kereta Anzac nantinya hanya berjarak sekitar 10 menit dengan berjalan kaki dari lokasi proyek terbaru Crown Group di Southbank,” jelasnya.

Keberadaan airport ini hanya membutuhkan waktu 30 menit bagi warga setempat yang akan ke bandara Tullamarine. “Inilah mengapa saya sering mengatakan bahwa investasi properti itu selalu berbanding lurus dengan kebijakan pemerintah terkait infrastruktur,” tukasnya.

Dikatakannya, tinggi rendahnya nilai investasi properti sangat dipengaruhi oleh fasilitas maupun infrastruktur yang terdapat di lingkungan sekitarnya. Ditambah dengan adanya rencana pemotongan pajak pembelian properti. Ini menjadi salah satu magnet yang sangat kuat bagi para calon pembeli properti dari luar negeri khususnya Indonesia, ” tegas Herman. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry