
SURABAYA | duta.co – Utiqo Romadlona Ummi Auna atau Auna, siswi SMA Khadijah Surabaya mengukir prestasi membanggakan.
Auna, panggilannya akrabnya meraih emas dalam 10th World Junior Wushu Championship di Tianjin, Tiongkok 26 – 31 Maret 2026 lalu.
Dari tiga katagori yang diikuti, Auna meraih emas dalam katagori senjata pendek mengalahkan saingannya dari berbagai negara di dunia.
Siswa kelas XI Tahfidz ini adalah atlet wushu junior kebanggaan Jawa Timur dan SMA Khadijah. Dia sudah menjuarai berbagai ajang lomba wushu junior di tanah air.
Tak heran dia pun dipercaya mengikuti seleksi dan lolos ikut bertanding ke Tianjin. “Alhamdulillah,” katanya singkat ketika ditemui di sekolahnya di kawasan Wonokromo, Rabu (8/4/2026).
Cewek kelahiran Surabaya, 15 September 2009 dari pasangan Achmad Djauhari dan
Nuri Latifah Dyahpurnamawati itu selama tiga Minggu mengikuti pemusatan latihan di Jakarta bersama 14 peserta lainnya yang dinyatakan lolos.
“Latihan fisik seperti lari, angkat berat dan banyak lainnya selain latihan untuk gerakan wushu. Saya ikut di tiga katagori yakni senjata panjang, senjata pendek dan tangan kosong. Yang meraih emas di katagori senjata pendek,” ungkapnya.
Auna bersyukur bisa meraih emas. Bisa menaklukkan China sebagai tuan rumah, atlet Korea dan Amerika sudah membuatnya senang. “Bertanding di luar negeri pertama kali jelas bikin grogi. Namun saya harus tetap fokus menjalani setiap pertandingan,” tukasnya.
Latihan entar yang dijalaninya setiap hari telah mengantarkannya bisa meraih prestasi di luar negeri. Dengan prestasi ini semakin memicu dirinya untuk terus fokus latihan walau terkadang letih dan jenuh.

“Setiap hari latihan 2,5 jam mulai pukul 18.39 – 21.00 kecuali hari Sabtu. Saya jalani, saya tekuni. Walau terkadanglelah,harus sekolah, latihan dan sebagainya. Karena orang tua dan keluarga juga mendukung penuh,” ungkap ya.
Auna berharap ke depan, dia bisa menjalani karier di Wushu dan juga menjalani akademiknya secara bersamaan.
Kepala SMA Khadijah, M. Iqbal mengaku Auna adalah siswi yang multitalenta. Akademiknya sangat bagus, penghapal Alquran, serta atlet profesional. “Lengkap sudah Auna itu,” katanya.
Menurut Iqbal, sekolah akan terus mendukung Auna untuk berprestasi. Baik di akademik maupun non akademik. Bahkan membantu Auna untuk nantinya lolos masuk ke perguruan tinggi negeri yang diimpikannya. lis





































