
SITUBONDO | duta.co – Nama Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi), kini sedang berproses menuju perubahan nama menjadi Tol Prosiwangi. Perubahan nama ini menjadi penegas bahwa Situbondo saat ini masuk dalam peta strategis nasional sebagai bagian penting dari jalur tol tersebut.
Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, HM Nasim Khan, menyambut gembira atas keputusan perubahan nama exit tol Besuki menjadi Situbondo Barat dan perubahan nama jalan tol dari Probowangi menjadi Prosiwangi.
“Alhamdulillah, hasil dari aspirasi yang kita perjuangkan di Kabupaten Situbondo sudah hanpir terwujud. Perubahan nama tol Probowangi menjadi Tol Prosiwangi dan exit tol Situbondo Barat saat ini sedang berproses dan ini salah satu bukti nyata bahwa suara masyarakat didengar,” ujar Nasim Khan, Selasa (2/9/25).
Lebih lanjut, Nasim Khan mengatakan, ini bukan hanya soal pembangunan fisik, akan tetapi menyangkut pengakuan terhadap peran strategis Situbondo dalam perekonomian regional.
“Kita akan terus memperjuangkan penataan kawasan hutan untuk petani, serta dukungan terhadap sektor pertanian, sosial, dan ekonomi. Pengawalan aspirasi tol Prosiwangi ini baru tahap awal,” kata pria kelahiran Asembagus, Kabupaten Situbondo.
Dengan adanya Exit tol Situbondo Barat ini, sambung Nasim Khan, diperkirakan akan mengalami lonjakan konektivitas antar wilayah di sektor perdagangan, pariwisata, pertanian, dan UMKM akan menjadi penerima manfaat langsung dari kehadiran tol ini.
“Perubahan nama sudah dalam proses di Kementerian PUPR dan telah mendapat lampu hijau. Saya berharap perubahan nama tol Prosiwangi segera terealisasikan. “Dengan adanya exit tol Situbondo Barat, saya yakin dapat mendorong aktivitas ekonomi, distribusi logistik, dan pertumbuhan kawasan,” pungkas Nasim Khan.
Pewarta: Heru Hartanto
Editor: Nizham Alkafy





































