Peluncuran aplikasi DokterSafe oleh dekan dan staf FK Unair. DUTA/dok

SURABAYA | duta.co – DokterSafe resmi diluncurkan, Minggu (17/1/2021) oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin secara virtual. Menkes mengapresiasi aplikasi buatan sivitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) ini.

Menkes mendukung pengembangan aplikasi ini. Karena pemanfaatan teknologi di dunia kesehatan sudah tidak terelakkan lagi. “Kita akan support pengembangannya. Dan kami harapkan ini tidak hanya untuk dokter tapi tenaga media lainnya,” ujar Menkes.

Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso, SpOG (K) menyambut baik usul dari beberapa pihak atas aplikasi ini. Prof Bus, panggilan akrab Prof Budi Santoso, mengaku akan mengembangkan aplikasi ini sesuai dengan kebutuhan para medis tidak hanya dokter tapi yang lainnya.

“Kita lengkapi semuanya. Dan aplikasi ini memang tidak hanya untuk dokter tapi untuk perawat dan tenaga kesehatan lainnya,” tandasnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Surabaya, dr Brahmana Askandar, SpOG (K) juga mengapresiasi aplikasi ini. Dikatakannya, ini adalah harapan baru bagi para tenaga kesehatan untuk bisa menjaga kesehatan dan keselamatan dirinya selama bertugas.

Tidak hanya itu, Brahmana pun mengimbau para dokter yang menjadi anggota IDI agar mengunduh aplikasi ini karena sangat banyak membantu para tenaga medis melayani pasien di tengah pandemi Covid-19.

“Karena di aplikasi ini ada banyak hal yang bermanfaat. Ada tes risiko kita terkena Covid-19, apakah risiko rendah, sedang atau berat. Juga ada peta rumah sakit rujukan, hingga panduan secara jelas an gambling tentang cara memakai dan melepas alat pelindung diri (APD). Dan informasinya sangat jelas dan komprehensif,” jelasnya.

Launching aplikasi yang akan ditayangkan salah satu televisi swasta nasional itu pun diapresiasi kalangan selebritis. Dewi Perssik dan Melaney Ricardo di antaranya. Dewi Perssik mengatakan aplikasi ini tidak hanya bermanfaat bagi para tenaga medis namun juga masyarakat luas. Karena masyarakat luas bisa juga mengunduhnya dan merasakan manfaatnya.

Aplikasi DokterSafe ini didasari dari sebuah kenyataan bahwa angka kematian tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia sangat tinggi. Bahkan tertinggi kelima di dunia. Data per 29 Desember 2020, jumlahnya mencapai 507 nakes dan 188 dari 507 itu adalah dokter.

Karena memang kenyataannya masih banyak nakes yang tertular. Masih banyak nakes yang juga belum memahami standar yang  benar dalam menangani Covid-19 ini. Tidak hanya itu, selama ini informasi tentang Covid-19 muncul dari berbagai sumber. Bahkan terkadang, sumbernya tidak bisa dipercaya.

Sehingga, banyak nakes yang lebih senang membuka media sosial dan mencari referensi tentang penanganan Covid-19 dari sana. “Sehingga informasinya tidak jelas. Bahkan bisa termakan hoax. Dengan adanya DokterSafe ini, nakes bisa mencari informasi secara lengkap dalam satu genggaman. Karena informasi yang kami berikan lebih akurat karena melibatkan ahli yang kompeten di FK Unair,” jelas Prof Bus. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry