STUNTING : Bazaar Ikan bertempat di Halaman Dinas Perikanan selama tiga hari (Adi Kurniawan/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Sebagai upaya meningkatkan warga mengkonsumi makan ikan khususnya kepada anak – anak, seiring dengan program Pemerintah Kabupaten mengantisipasi kasus stunting. Bertempat di Halaman Dinas Perikanan mengadakan kegiatan Bazaar Perikanan yang digagas Kelompok Pengolahan dan Pemasaran (Poklahsar) berlangsung selama tiga hari, dimulai hari ini (04/03).

Dijelaskan Kasi P2HP Dinas Perikanan, Budiono Langgeng Saputro, kegiatan digagas kelompok binaan ini untuk mempromosikan aneka makanan olahan ikan. “Salah satu tujuan agar anak-anak gemar makan ikan guna mencegah Stunting pada anak,” jelasnya.

Inovasi yang diolah dan dipasarkan oleh kelompok pengolahan dan pemasaran binaan Dinas Perikanan ini sangat bervariasi. Misalnya berupa abon ataupun krupuk yang berbahan dasar daging lele dan yang cukup menarik perhatian pengunjung Dawet Ikan Patin, merupakan menu andalan kelompok ini. “Kami telah merencanakan Dinas Perikanan akan mengadakan bazar perikanan ini di tiap – tiap kecamatan se – Kabupaten Kediri,” jelas Budiono Langgeng Saputro.

Salahs satu anggota Poklahsar, Ismiyati saat dikonfirmasi disela – sela acara menyampaikan, makanan olahan ikan ini bagus untuk pertumbuhan bayi dalam rahim hingga anak, guna pencegahan stunting. “Karena kandungan protein ikan baik untuk bayi masih dalam kandungan hingga pertumbuhan anak, menghindari kekerdilan. Olahan yang kami jajakan, berupaan rolade ikan, pizza ikan, rica-rica kerang dan lainnya,” jelasnya.

Sejumlah anggota kelompok lainnya, juga memiliki harapan besar terhadap pemerintah daerah. Agar dilakukan kegiatan rutin pada setiap bulannya. “Syukur – syukur kami dibantu memasarkan ke kantor atau dinas di lingkungan pemerintah kabupaten untuk membantu menggenal produk olahan berbahan dasar daging ikan,” imbuhnya. (adi/nng)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry