Owner PT DLU Bambang Harjo (tengah) berbincang dengan salah satu agen tiket didampingi Direktur Utama PT DLU, Erwin H Poejono (kiri). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Mahalnya tiket pesawat untuk mudik tahun ini membuat penumpang akan beralih ke kapal laut.  Moda transportasi ini diperkirakan anak kembali menjadi primadona seperti dahulu kala.

Karena itu, PT Dharma Lautan Utama (DLU) selaku penyedia angkutan kapal laut, menyiapkan armada kapal cukup banyak. Direktur Utama PT DLU, Erwin H Poejono mengatakan 38 armada sudah siap melayani penumpang.

“25 untuk lintas pendek atau penyeberangan  dan 13 armada untuk lintas panjang,” kata Erwin usai buka bersama dengan para agen, Jumat (10/5) malam.

Pemerintah, kata Erwin memprediksi kenaikan pemudik tahun ini sebesar lima persen. Melihat fenomena itu, kemungkinan kenaikan pemudik bisa melebihi lima persen.

“Kita sudah siapkan kapasitas penumpang melebihi dari prediksi kenaikan. Kalau kenaikan lima persen, kita siapkan kelebihan hingga 15 persen,” tandas Erwin.

Diakui owner PT DLU, Bambang Harjo Sukartono, mudik tahun ini menjadi berkah bagi transportasi laut. Karena beberapa tahun terakhir jumlah penumpang hanya 10 persen dari total kapasitas yang ada.

“Ini momen penting harus kita manfaatkan. Semoga kejayaan transportasi laut bisa kembali terulang,” tuturnya.

Karena itu untuk mempermudah para penumpang, DLU mencoba memberikan layanan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

Layanan itu diantaranya menyiapkan beberapa sistem online dengan menambah kecepatan kapasitas website mereka agar semua masyarakat bisa mengakses dengan mudah.

Selain itu DLU menerapkan metode transfer yang sangat cepat. Juga melayani pembelian tiket pergi pulang (PP) dan multilintas.

Sehingga jalur-jalur yang selama ini tidak bisa melakukan pemesanan tiket, kini bisa dilakukan dengan open access.

Selain kapal penumpang, DLU juga menyiapkan armada untuk barang. Karena diprediksi menjelang lebaran pengiriman barang ke luar pulau juga akan meningkat.

Hal itu kata Bambang Harjo perlu diantisipasi. “Dua minggu ke depan adalah waktu sibuk untuk pengiriman barang,” tandasnya. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry