MALANG | duta.co – Dalam kegiatan TMMD 112 Kodim 0818/Malang-Batu kali ini, salah satu sasaran fisik yang menjadi program TMMD adalah pembuatan Bronjong di wilayah desa Tulungrejo.

Pertimbangan menentukan pembuatan Bronjong adalah karena kontur wilayah desa Tulungrejo yang merupakan perbukitan dan banyak terdapat saluran irigisasi. Maka, kondisi ini berpotensi bisa terjadinya erosi dan pengikisan dinding tepi sungai manakala terjadi hujan.

“Oleh sebab itu, pemasangan Bronjong dapat dijadikan solusi untuk mencegah erosi agar tidak semakin meluas,” kata Mayor Inf Prasetya HK, Satgas Penerangan dalam release tertulisnya, Rabu, (22/09).

Personel yang tergabung dalam Satgas TMMD 112 Kodim 0818/Kab. Malang-Batu ini melaksanakan pembangunan fisik berupa menganyam Bronjong. Kegiatan ini pun tentu dibantu oleh warga.

Perlu diketahui, Bronjong adalah anyaman kawat baja yang dilapisi dengan seng atau galvanis. Anyaman kawat baja ini membentuk sebuah kotak atau balok. Bagian dalamnya diisi dengan batu-batu berukuran besar untuk mencegah erosi. Biasanya dipasang pada area tebing atau tepi sungai yang berguna untuk mengatasi gerusan akibat arus sungai.

“Penentuan sasaran fisik pembuatan Bronjong sendiri berdasarkan saran dan masukan dari masyarakat, atau dalam istilah program TMMD adalah berdasarkan saran Bottom Up dari hasil musrenbangdes dan dibawa ke Musrenbang tingkat kecamatan sampai diputuskan oleh Pemerintah Daerah dan Kodim 0818/Kab. Malang-Batu selaku Satgas TMMD ke 112,” imbuh Kapenrem. (Penrem083)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry