WASPADA BENCANA: Kegiatan Destana oleh BPBD Pamekasan di Kel. Patemon Duta/Istimewa

PAMEKASAN | duta.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan terus mengembangkan pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) di wilayah kerja Pamekasan.

Berdasar data yang berhasil dihimpun, hingga tahun 2019 ini, Pemkab Pamekasan sudah membentuk 10 Destana tingkat Pratama yang tersebar di 2 kecamatan yakni di Kecamatan Kota dan Kecamatan Pademawu.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pamekasan, Akmalul Firdaus menuturkan, dari 10 Destana yang sudah dibentuk ada 2 yang naik kasta untuk tahun ini dari tingkatan Pratama ke Madya.

“Tahun 2019 ada 2 Destana yang kami kembangkan dari tingkat Pratama ke Madya yakni Kelurahan Patemon dan Kelurahan Gladak Anyar,” ungkap Firdaus, sapaannya.

Pihaknya menambahkan, bahwa 10 Destana yang sudah dibentuk itu merupakan desa/kelurahan yang rawan banjir.

Sementara tujuan pembentukan Destana tidak lain untuk merangsang masyarakat untuk ikut berperan aktif guna melakukan penaggulangan bencana, sejak sebelum terjadi bencana, saat terjadi dan pasca bencana.

“Tujuan dari pengembangan Destana adalah agar masyarakat desa yang tinggal di kawasan rawan bencana bisa terlindungi dari dampak merugikan bencana yang menimpa wilayahnya,”

“Jadi disaat terjadi bencana masyarakat setempat itu harus tahu kesiapan apa saja yang perlu dipersiapkan dan apa yang harus dilakukan. Jadi pada intinya masyarakat yang merencanakan, melakukan dan mengevaluasi sendiri,” tambahnya.

Firdaus juga menjelaskan, jika pada Destana tingkatan Pratama hanya sebatas pada perencanaan, namun untuk ditingkat Madya ditambah dengan aksi. bib

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry