Satgas RAFI (Ramadan dan Idul Fitri) disiapkan Pertamina untuk antisipasi lonjakan permintaan. DUTA/istimewa
SURABAYA | duta.co  – Perayaan Lebaran akan berlangsung serentak Rabu (5/6). Usai perayaan, arus balik bakal terjadi. Tidak hanya itu, tempat-tempat wisata juga akan diserbu masyarakat untuk menghabiskan sisa libur lebaran.
Karena itu PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) V mengantisipasi arus wisata dan balik kali ini.
Hal yang dilakukan adalah melakukan build up stock stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)  khususnya di tol jalur B (Surabaya arah ke Ngawi) serta di daerah Wisata.
Pertamina juga memberikan fasilitas kredit kepada SPBU dengan term of payment sampai dengan tiga hari.
Sementara untuk menghindari kemacetan lalu lintas, Pertamina mengoptimalkan penyaluran dari Terminal BBM ke SPBU lebih awal, mulai pukil 00.00 WIB.
Pertamina juga tetap menyiagakan mobil tangki di 16 SPBU kantong di Jombang, Probolinggo, Lumajang, Malang, Batu, Ngawi, Pacitan, Nganjuk dan Jember.
Pertamina memprediksi puncak arus balik terjadi pada Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6). Dan puncak berikutnya di Sabtu (15/6) dan Minggu (16/6).
Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan Pertamina,. Diharapkan masyarakat melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina.
“Kami mengimbau, kepada para wisatawan dan masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik, untuk mengisi penuh BBM di lokasi awal, untuk menghindari kepadatan pengisian BBM di Rest Area,”  ujar Rustam Aji, Unit Manager Communication & CSR MOR V.
Sementara itu berdasar evaluasi Tim Satgas RAFI (Ramadhan & Idul Fitri) 2019 Pertamina MOR V, peningkatan penyaluran BBM tertinggi di Jawa Timur terjadi pada H-4, Sabtu (1/6).
Penyaluran Gasoline pada hari tersebut meningkat 37 persen hingga 17.640 kilo liter (KL), dari kondisi normal 12.900 KL per hari.
Peningkatan penyaluran Gasoline cukup tinggi juga terjadi pada H-6, Kamis (30/6), menjadi sebesar 17.000 KL atau meningkat 32 persen.
Tingginya jumlah pemudik yang menggunakan jalur darat, berbanding lurus dengan meningkatnya permintaan BBM terutama di wilayah mudik.
“Namun, hal ini sudah diantisipasi oleh Pertamina dengan melakukan penambahan titik-titik layanan BBM,”  kata Rustam.
Sebelumnya, Pertamina memprediksi terjadi kenaikan konsumsi di Jatim sebesar 12 persen untuk produk Gasoline selama masa Satgas, dan mengantisipasi peningkatan konsumsi Gasoline pada puncak arus mudik hingga 41 persen. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.