Muscab Pordasi Kabupaten Sidoarjo masa bakti 2020-2024 Minggu (20/9/20) malam di Omah Njamoe Cafe. (FT/LOETFI)

SIDOARJO | duta.co – Bertempat di Omah Njamoe Café food and drink, Minggu (20/9/20) malam, Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia Kabupaten Sidoarjo (Pordasi) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) masa bakti 2020-2024.

Pentingnya Muscab ini, guna membahas kedepan dan mengangkat olahraga berkuda serta adanya lapangan pacu (berkuda) dan mencari bibit-bibit penunggang kuda di Sidoarjo.

Dalam Muscab yang digelar dalam pembentukan masa bakti 2020-2024 tersebut, didapati jabatan ketua masih diemban Warlheiyono (Kades Rangkah Kidul), dan wakil ketua Yunan Farug (Kades Sarirogo). Keduanya juga merupakan Kepala Desa aktif.

Warlheiyono yang terpilih periode 2020-2024 sebagai ketua saat dikonfirmasi duta.co menyampaikan, dirinya mengharap Pemkab Sidoarjo menyediakan lahan pacu untuk pordasi Sidoarjo. Karena, kuda-kuda Sidoarjo sudah mewakili Jawa Timur untuk Kejurnas. “Terbukti, tahun 2019 juara 3 piala Presiden Indonesia derbi,” ujar Warlheiyono.

Tak hanya itu. Dirinya juga berharap khususnya kepada Koni Sidoarjo, agar medukung Kejurnas yang akan dilaksanakan pada 6 Oktober 2020 di Bantul, Jogjakarta.

“Untuk itu perlu dukungan dari Pemkab dan Koni Sidoarjo guna mengangkat nama-nama kuda Sidoarjo menjadi juara di even-even daerah maupun nasional dari kuda ekustrian (tunggang) dan kuda pacu,” tegas Warlheiyono.

Sementara, Imam Jawahir, Wakil ketua 2 Koni Sidoarjo mengatakan, meski olahraga Pordasi ini bisa dikatakan masih baru, terutama di Sidoarjo, tetapi di level-level atas itu sudah ada. Artinya, kejuaraan dunia Pordasi pacuan kuda sudah banyak. Terutama di negara- negara Eropa, negara Arab ini sangat familier.

“Nah kita bersyukur dengan adanya Pordasi di Sidoarjo ini. Dengan harapan nanti bisa membawa dampak yang positif untuk olahraga khususnya pacuan kuda di kabupaten Sidoarjo. Apalagi nanti bisa berkembang, kemudian di provinsi Jawa Timur kita harapkan di pekan olahraga Provinsi Jawa Timur berkuda nanti ini sudah masuk,” pungkas Imam.

“Entah tahun besok ini, misalnya biasa itu kan harus ada exibisi ya. Kalau nanti sudah ada 8 club 8 Pordasi di Jawa Timur itu bisa exibisi. Nah, tahun berikutnya ada pertandingan resmi untuk Pordasi ini. Kemudian, untuk berikutnya, kami berharap sekali dengan dukungan kawan-kawan ini nanti semuanya maka kedepannya Pordasi ini juga menyumbang mendali emas untuk kabupaten Sidoarjo,” pungkasnya.

Angkat Sektor Pariwisata Melalui Pordasi

Ia melanjutkan, Koni mewadahi seluruh cabang olahraga yang punya prestasi. Artinya, olahraga-olahraga yang berprestasi itu dinaungi atau difasilitasi Koni.

“Kita sangat berharap sekali, kalau berharap itu bukan hanya prestasi tetapi juga mengangkat olahraga Pordasi ini adalah olahraga torisem. Jadi olahraga yang juga mengangkat pariwisata yang ada di Sidoarjo,” ujarnya lagi.

Berdasarkan komunikasinya dengan Mas Zahlul (Mas DPRD Zahlul), bahwa DPRD sudah menyediakan fasilitas di Kecamatan Candi. Menurutnya, kedepannya ini akan sangat bermanfaat.

“Apalagi kedepannya itu banyak anak muda yang mau berlatih berkuda. Inilah wadah kita ini yang untuk membentengi anak-anak muda dari efek negatif,” pungkasnya.

Masih menurut Imam, cabang olahraga binaan Koni Sidoarjo saat ini kurang lebih ada 44 cabang olahraga termasuk didalamnya berkuda ini.

Hadir dalam kegiatan ketua Warlheiyono,wakil Yunan Farug serta Zahlul Yussar anggota DPRD politisi Demokrat yang juga wakil ketua komisi D, Siswanto Pordasi selaku Komisi Pacu, Imam Jawahir Wakil ketua 2 Koni Sidoarjo dananggota Koni,dan juga 22 orang dari pemilik kuda dan 12 stabel (club). (loe)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry