Karyanto Wibowo, Sustainable Development Director Danone Indonesia (kiri) bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim, Arumi Emil Dardak (lima dari kiri) melihat pembuatan bakso ikan, salah satu elemen Isi Piringku oleh Tim PKK Kota Pasuruan, Rabu (10/8/2022). DUTA/ist

PASURUAN | duta.co 0– Menurut Survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, prevalensi stunting di Indonesia sebesar 24,4%.

Angka ini masih jauh dari angka prevalensi yang ditargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, yakni 14%. Ini adalah upaya yang sangat besar dan cukup sulit.

Sementara  di Jawa Timur angka stunting masih di angka 23,5% pada 2021. Sedangkan di Kabupaten Magetan angka stunting 17,2%, Kabupaten Tulungagung 13,1%, Kabupaten Blitar 14,5% dan Kota Pasuruan 22,1%.

Salah satu cara untuk menanggulanginya adalah melakukan monitoring kesehatan dan perkembangan balita melalui Komunitas Ibu dan PKK, yang merupakan program Usaha Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM).

Karena itu, selaku pihak swasta yang peduli pada masalah gizi anak dan keluarga, Danone Indonesia meluncurkan Program Komunitas Isi Piringku di empat kota di Jawa Timur yakni di Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Magetan dan Kota Pasuruan.

Peluncuran dilakukan di Kota Pasuruan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Emil Dardak disaksikan Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo, Rabu (10/8/2022).

Program Komunitas Isi Piringku bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya edukasi kesehatan, gizidan pola asuh yang baik selama periode tumbuh kembang anak sebagai upaya inovatif, promotif, preventif menuju Generasi Emas 2045.

Arumi Emil Dardak dalam kesempatan itu mengapresiasi dan terima kasih untuk pemangku kepentingan yang terlibat. “Harapan saya 34 daerah yang lain bisa mengikuti program yang sama,” kata Arumi.

Dikatakan Arumi,  dengan kemajuan teknologi, semua informasi bisa diakses dan dipelajari. Karena selama ini selain faktor ekonomi, stunting juga bisa terjadi karena faktor ketidaktahuan atau keterbatasan informasi. Edukasi semacam ini ditambah intervensi gizi yang masif akan bisa efektif menjadi bagian aksi pencegahan stunting.

Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo  juga berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan dari pemerintah selama ini. Di mana Danone Indonesia dengan visi One Planet One Health berupaya berkontribusi untuk memutus mata rantai stunting dengan edukasi gizi seimbang dan kesehatan.  “Upaya ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah untuk pencegahan stunting dan promosi gaya hidup sehat kepada Komunitas Ibu dan PKK,” kata Karyanto.

“Pada 2022 ini, Program Isi Piringku juga akan memberikan edukasi kepada para Ibu/orang tua, dengan tujuan memperkuat pemahaman gizi seimbang di masyarakat dalam upaya pencegahan stunting, hal ini masih sejalan dengan sejalan dengan tema Hari Anak Nasional 2022, yaitu Anak Terlindungi, Indonesia Maju,” Karyanto menambahkan..

Dalam pelaksanaannya, Danone Indonesia bekerjasama dengan NGO SPEKTRA melaksanakan Program Komunitas Isi Piringku di Jawa Timur.  Direktur SPEKTRA, Roni S Sya’roni menegaskan pentingnya kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK.

“Komunitas Ibu dan PKK yang tersebar di berbagai wilayah di desa-desa menjadi garda terdepan dalam pencegahan stunting.  Komunitas Ibu dan PKK menjadi pelayanan kesehatan terdepan dari Pemerintah. Komunitas Ibu dan PKK bisa menjangkau masyarakat secara langsung,” ujar Roni.

Program Isi Piringku dikembangkan Danone Indonesia bersama Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB sejak 2017, berupa modul pembelajaran sebagai panduan edukasi gizi yang dapat digunakan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau TK (4-6 tahun).

Isi Piringku adalah panduan sekali makan dengan asupan nutrisi yang berimbang. Panduan ini pula yang saat ini menggantikan kampanye 4 sehat 5 sempurna yang sudah tidak digunakan lagi.  Selama 2017 – 2022 edukasi ini telah menjangkau 142.428 siswa, 147.669 orangtua dan 12.916 guru di 6.119 PAUD/TK yang berlokasi di 27 Kabupaten/Kota dan tersebar di 9 propinsi. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry