PROGRAM Felice Baker (paling kanan) menjelaskan soal program Unicef yang akan digelar di Paiton dan Tiris.

PROBOLINGGO – Karena angka pernikahan dini cukup tinggi di Kabupaten Probolinggo, Unicef berkunjung ke rumah dinas Wakil Bupati Probolinggo, Selasa (04/4). Dua kecamatan menjadi sasaran Unicef, Paiton dan Tiris. Angka pernikahan dini di sana cukup tinggi.

 

Rombongan Unicef terdiri dari pihak Unicef Jakarta Felice Baker dan Naning Puji Yulianingsih dari Unicef Surabaya yang menangani Perlindungan Anak, Perhimpunan Rahima dan Yayasan Rumah kita Bersama sebagai mitra kerja Unicef.

 

Kabupaten Probolinggo mendapat program Unicef, juga untuk mengangkat IPM Kabupaten Probolinggo dan program pembangunan untuk daerah Layak anak.

 

Felice Baker menjelaskan, program kerja Unicef  soal pencegahan Pernikahan Dini, sudah dilakukan selama 14 bulan, berupa program kerja membuat pemetaan, peran pencegahan, penyusunan data.

 

“Modul modul untuk mengambil keputusan dan melatih TOT aktor yang berperan untuk perlindungan anak, inilah tujuan kami. Program ini sebagai Replikasi Kabupaten dan Kota yang lainnya,” jelas Felice Baker.

 

Adapun Naning Puji Yulianingsih menjelaskan, program kerja yang akan digelar berupa bimbingan teknis kepada daerah-daerah yang masih banyak melaksanakan Pernikahan Dini dan membutuhkan pengetahuan tentang dampak buruknya Pernikahan Dini. Yang menjadi sasasaran, Kecamatan Paiton dan Krucil.

 

Menanggapi hal itu, Wabup Timbul Prihanjoko berharap program Unicef di Kabupaten Probolinggo berjalan baik dan tuntas dalam menangani tingginya pernikahan dini. Laju pernikahan dini harus dicegah, demi kesejahteraan dan mendongkrak IPM. afa

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry