MINIM:  PJU di jalan protokol Gresik yang anggarannya minim sehingga masih gelap pada malam hari. (much shopi/duta.co)

GRESIK | duta.co – Komisi III DPRD Gresik prihatin dengan minimnya anggaran untuk penerangan jalan umum (PJU) di wilayah kota. Sehingga, di sejumlah titik kalau malam hari masih gelap. Misalnya di Jalan Noto Prayitno maupun Jalan Tri Dharma di Kelurahan Ngipik , hingga Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo.

Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengakui apabila keberadaan PJU masih minim untuk perkotaan. Sialnya, rencana anggaran yang diajukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sesuai KUA PPAS APBD 2021 masih dibawah kebutuhan normal.

Untuk memenuhi PJU dibutuhkan anggaran sesebar Rp 17 miliar. Tapi dana yang ada hanya sebesar Rp 10 miliar. Anggaran itu nantinya digunakan untuk pemeliharaan hingga penambahan PJU

“Saat in sesuai UU No 22 tahun 2009, maka PJU menjadi kewenangan Dinas Perhubungan. Sebelumnya di DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang). Karena itu kami berharap ke depan PJU ini bisa lebih ditingkatkan,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Selain itu, PJU di jalan protokol Gresik juga mendapatkan bantuan PJU dari tenaga surya. Namun sampai saat ini belum diserah terimakan. Sehingga, Pemkab belum bisa menganggarkan untuk pemeliharaan.

“Sayang kalau tidak dipelihara. Karena sudah dapat bantuan, tingga Pemkab yang merawatnya nanti. Bisa dilihat di simpang empat Kebomas,” pungkas dia. pii

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry