Bentrok polisi dan massa di Tanah Abang, Rabu (22/5) dini hari. (FT/CNN Indonesia/Andry Novelino)

JAKARTA | duta.co – Bersyukurlah! Ada yang peduli terkait aksi 22 Mei. Adalah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bang Japar, kini membuka crisis center advokasi terkait dengan aksi 21 dan 22 Mei 2019 yang telah usai.

Direktur LBH Bang Japar, Irfan Iskandar mengatakan, crisis center tersebut ia bentuk per hari ini. “Mulai hari ini kami membuka crisis center advokasi. Layanan waktu advokasi dimulai pukul 11.00 sampai 23.00 WIB,” kata Irfan, Jumat (24/5).

Ia menjelaskan, crisis center tersebut dibentuk untuk memfasilitasi masyarakat yang memerlukan bantuan hukum pasca aksi 22 Mei.

Sebab, meski aksi di depan Kantor Bawaslu telah usai, namun pihaknya telah menerima beragam aduan terkait dengan bentrok yang mengakibatkan korban jiwa.

“Aksi tersebut banyak menyisahkan duka kemanusiaan yang ada, banyak masuk laporan-laporan ke Markas Komando Bang Japar,” jelasnya.

Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dan memerlukan bantuan hukum dalam penanganan perkaranya, kami LBH Bang Japar siap membantu memberikan advokasi dan bantuan hukum pasca unjuk rasa di Bawaslu,” imbuh Irfan.

Nantinya, masyarakat bisa menggunakan fasilitas advokasi crisis center dengan menghubungi nomor yang disediakan oleh Bang Japar, yakni di nomor 081287573879 atau 0812 9623 7550 di jam yang sudah ditentukan

LBH Bang Japar memberitahukan kepada masyarakat yang kehilangan keluarganya. Bahwa, saat ini ada yang di Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat:

Polda Metro Jaya:
1. Geri Kardinal (Matraman Jak Tim)
2. Muh Raihan Ardana (Matraman Jak Tim)
3. Ust. Akhiruddin Saputra (Kab. Bekasi)
4. Ust. Feri Muzaki (Kab. Bekasi)
5. Ust Iskandar (Sukakarya)
6. Ust. Rokib (Sukakarya)
7. Suhendi (Bekasi)
8. Dasan (Bekasi)
9. Abdul latif husen (Jak Ut)
10. Indra gunawan (Jak Ut)
11. Abdul (Ciamis)
12. Yudi (Ciamis)
13. Taufik Hidayat (Ja Bar)
14. Mang Aep Bima Suci (Majalengka)
15. Reska Andriyan (Cilacap)
16. Anto Widya Iswara (Johar JakPus)
17. Abdullah bin Husein Shahab (Cianjur)
18. Faruq As Shofwan (SMK Said Naum)
19. Wdyara (Bayumas)
20. Sauri (Indramayu)
21. Aba Armin (Lampung)
22. Dankodar (Lampung)
23. Mas Rilau (Lampung)
24. Sandi (Lampung)
25. Bang Joni (Lampung)
26. Jabar (Lampung)

Polres Jakarta Barat
27.Rafid wangsa reza (jaktim)
28. Syahril Rahmadan (Jakpus) (rmol,net)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry