BANSOS : Erniati didampingi Bang Roy saat berkirim surat aduan kepada Wali Kota Kediri (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Tumpang tindih data penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) antara pemerintah pusat dan daerah masih terjadi di Kota Kediri. Alih – alih dianggap Jaring Pengamanan Sosial, kini yang terjadi justru kecemburuan dan seakan pemerintah tidak peduli kepada rakyatnya di tengah wabah Pandemi Covid-19 dan lebaran kurang 10 hari lagi. “Saya tidak menerima bantuan dari Program Kartu Sahabat juga data kami tidak ada di program BLT dari pemerintah pusat,” terang Erniati, warga Perum Permata Hijau Blok AA/2 RT. 46 RW. 10 Kelurahan Singonegaran.

Nasib dialami Erniati ternyata juga menimpa sejumlah orang warga Kota Kediri, tentunya ini menunjukkan pemerintah kota tidak melakukan pendataan terhadap seluruh warganya. “Saya datang untuk meminta bantuan dari pemerintah kota, saya terpaksa kost di Banaran. Saya juga telah bertanya ke kelurahan kenapa data saya tidak ada,” ucapnya, usai menyampaikan surat bertulis tangan kepada Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, kemarin.

Meski sebenarnya bantuan yang disalurkan pemerintah juga belum mampu menyelesaikan persoalan, kemudian kini terdapat data tumpang tindih dalam hal penyaluran bansos. Menurut Roy Kurnia Irawan, Ketua DPD PEKAT IB Kediri Raya yang turut melakukan pendampingan, membuktikan terjadi kesalahan data. “Jangan rakyat yang disalahkan dengan beragam alasan. Harus ada solusi, ini sudah terdampak wabah Corona, kemudian menjelang lebaran, kenapa data masih carut –marut?. Apakah tim bentukan wali kota tidak bisa bekerja kemudian terjadi carut marut,” ucap Bang Roy.

Atas permasalahan terhadap warganya, Kepala Kelurahan Singonegaran, Nurul Hadi menyampaikan bahwa memang data Erniati tidak masuk dalam data namun telah dilakukan perubahan dan akan diterimakan pada penyaluran bansos gelombang keempat. “Seperti disampaikan Pak Wali Kota bila semua warga Kota Kediri mengetahui, saat ini masih proses perbaikan data. Kami dari kelurahan hanya menyampaikan sesuai data diberikan untuk kemudian disalurkan,” terang Nurul Hadi saat dikonfirmasi Senin (12/05) malam. Atas kejadian ini, hingga berita ini diturunkan Kadinsos Kutut Triyono maupun Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Apip Permana belum bisa dikonfirmasi. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry