KEDIRI | duta.co – Seorang lelaki berkaos doreng dengan memakai celana pendek warna biru berlumuran darah sekujur tubuhnya setelah tak berdaya dikeroyok puluhan massa di depan Kampus UNP, Jalan KH. Ahmad Dahlan Kelurahan Mojoroto pada Sabtu (24/04) dini hari.

Untung, nyawanya berhasil diselamatkan dari amukan, setelah Serka Daduk, anggota Sub Denpom V/2-2 Kediri saat melakukan patroli.

Dari keterangan sejumlah saksi mata, saat dua orang laki – laki naik sepeda motor kemudian dikejar puluhan orang dari arah utara. Diduga dia mencuri ikan lele berada di kolam milik Agung, warga Kelurahan Mojoroto Gg. VI.

Tepat di depan kampus, motor mereka berhasil dihentikan namun penumpang motor ini kemudian terjatuh setelah mendapatkan bogem mentah. Puluhan massa kemudian mengeroyoknya hingga sekujur tubuhnya bersimbah darah.

Saat bersamaan melintas anggota Sub Denpom sedang patroli dan meminta aksi pengeroyokan ini dihentikan.

“Karena memakai kaos doreng saya kira korban adalah anggota TNI. Namun dari informasi awal dia warga biasa, mengakunya warga Semampir. Kemudian tidak sadarkan diri dan kini dilarikan ke rumah sakit,” terang Serka Daduk.

Kapolres Kediri AKBP Eko Prasetyo .S .Ik melalui Kasat Reskrim Iptu Girindra Wardhana .S.Ik membenarkan kejadian ini dan telah mengamankan barang bukti berupa dua buah peralatan mancing.

“Kemarin tetangga kami kehilangan ikan lele di kolam, kemudian setelah disanggong kemudian melihat dua orang sedang memancing. Saat didatangi kemudian melarikan diri kemudian dikejar,” jelas Santoso, warga setempat saat dikonfirmasi. (nng)

Ket. Foto : Pelaku bersimbah darah usai dikeroyok massa di depan Kampus UNP Kediri (Nanang Priyo Basuki/duta.co)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry