CALON: Agusto (tengah) salah satu calon ketua PSSI kabupaten Malang saat menggelar presscon pada awak media (duta.co/haris)

MALANG | duta.co– Mengembalikan marwah kabupaten Malang sebagai gudangnya prestasi olah raga utamanya sepak bola menjadi slogan Agusto Arie Frianto. Salah satu calonyang maju dalam bursa Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Malang periode 2018-2023.

“Yang akan saya lakukan adalah mengembalikan fungsi PSSI sebagaimana mestinya kembali pada track, membentuk dan mengelola klub dengan baik. Minimal menghidupkan kembali sepakbola karena selama ini nyaris tidak ada ,” ungkap Ketua PC GM FKPPI 1318 Kabupaten Malang.

Agusto mengaku prihatin dengan kondisi PSSI kabupaten Malang yang tidak menunjukkan prestasi yang membanggakan.

“ Padahal potensi pengembangan olah raga sepak bola di Kabupaten Malang sangat potensial namun potensi tersebut sama sekali tidak tergarap ,” ungkapnya.

“Yang akan saya lakukan adalah mengembalikan fungsi PSSI sebagaimana mestinya kembali pada track, membentuk dan mengelola klub dengan baik. Minimal menghidupkan kembali sepakbola karena selama ini nyaris tidak ada ,” ungkapnya.

Ia berharap dengan majunya dirinya dalam bursa Ketua umum PSSI akan membawa perubahan .

“Minimal menghidupkan kembali sepakbola melalui korcam 33 kecamatan di Kabupaten Malang. Kami akan mencari bibit di tiap lapangan yang ada di Kabupaten Malang, agar mereka dapat mencapai prestasi ke level yang lebih tinggi” Jelas Agus to.

Ditanya soal dukungan padanya untuk melaju ke bursa ketua PSSI,Agusto mengaku telah mengantongi dukungan sebanyak 13 voter dari 33 voter.

“Dan dukungan ini akan bertambah,karena pihaknya yakin akan dapat mengembalikan kejayaan serta mekanisme yang berjalan di PSSI.intinya adalah PSSI kabupaten malang harus dapat memberikan prestasi dan untuk itulah perlu dana pembinaan pada masing-masing cabor sepak bola di tiap kecamatan termasuk kaderisasi didalamnya,”tandas dia .(ais)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.