Gus Hamid Wahid (kanan) bersama KH Zuhri Zaini

Surabaya| duta.co-Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) Jawa Timur merekomendasikan mantan Ketua IPNU Jatim Dr KHA Hamid Wahid (Gus Hamid) untuk maju dalam Konperensi Wilayah PWNU Jatim di Ponpes Lirboyo, 26-27 Juli mendatang
“Intinya, kami mendorong NU Jatim untuk memprioritaskan kaderisasi dan IPNU adalah organisasi kader di lingkungan NU, apalagi Gus Hamid adalah santri, intelektual, dan putra kiai,” kata Wakil Ketua MA IPNU Jatim Sudarsono Rahman, Senin (23/7)

Dalam Halalbihalal yang dihadiri kader IPNU lintas generasi, lintas parpol, dan lintas profesi pada 21 Juli 2018, Sudarsono yang juga mantan Ketua PW IPNU Jatim itu mengemukakan rekomendasi itu terkait rencana Konperensi Wilayah PWNU Jatim di Lirboyo, Kediri, 28-29 Juli 2018.
Menurut Sudarsono yang juga politikus itu, kaderisasi merupakan hal yang penting untuk kesinambungan organisasi dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia/kader, karena itu kaderisasi hendaknya diprioritaskan NU untuk kepentingan strategis.
“IPNU sebenarnya tidak kekurangan kader, bahkan KH Agus Ali Masyhuri yang kini masuk jajaran Rais Syuriah PWNU Jatim adalah alumni IPNU Sidoarjo, lalu Gus Hamid Wahid yang mantan Ketua PW IPNU Jatim,” katanya.
Selain merangkul kader-kader IPNU dalam kepengurusan PWNU Jatim guna menggerakkan kaderisasi itu, hal yang juga penting untuk kaderisasi adalah PWNU melakukan tradisi periodesasi ketua syuriah-tanfidziyah dalam dua kali periode semata.

“Gus Abdul Hamid Wahid adalah Rektor Universitas Nurul Jadid (UNJ) Paiton Probolinggo dan juga Putra Almagfurloh KH Abdul Wahid Zaini., jadi sangat layak memimpin PWNU Jatim, apalagi beliau juga memiliki rekam jejak yang cukup bagus sebagai Ketua IPNU Jatim dan Wakil Bendahara PBNU,” katanya.
Dalam Halalbihalal itu, MA IPNU Jatim juga mengusulkan Konperensi Wilayah NU Jatim di Lirboyo untuk membentuk “Komite Politisi NU” untuk mewadahi kepentingan politik praktis bagi warga NU, sehingga NU sebagai organisasi tidak terseret arus pilkada/pemilu, karena NU juga sudah memiliki banyak kader politikus.
Selain itu, Alumni IPNU juga merancang Graha Pelajar dengan cara meminta support NU serta cara menggalang support alumni IPNU se-Jatim. Graha pelajar guna pemetaan dan penataan potensi alumni untuk NU, sekaligus guna pemberdayaan alumni untuk pengembangan profesi. (mha)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.