SURABAYA | duta.co –Setelah sepakat memenangkan Caleg DPR RI Dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) Fandi Utomo, aliansi Serikat Pekerja-Serikat Buruh (SP-SB) melakukan deklarasi, Rabu (6/3). Deklarasi ini sebagai pemantapan dukungan kepada caleg dari PKB nomor urut 3 itu.

Ketua aliansi SP-SB Akhmad Soim mengatakan, kesiapan mendukung Fandi Utomo sebagai anggota DPR RI karena terbukti bekerja nyata untuk masyarakat. Terutama kalangan buruh yang sudah banyak mendapat sentuhan dari kerja Fandi Utomo.

“Kami siap mengantarkan pak Fandi Utomo (FU) ke senayan lagi karena terbukti sudah nyata kerjanya di serikat pekerja dan serikat buruh,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (7/3/2019).

Soim menegaskan, aliansi SP-SB akan all out memenangkan Fandi Utomo. Selain Fandi Utomo, SP-SB juga akan memberi dukungan dan menenangkan KH Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden Republik Indonesia (RI).

“Untuk pilpres, karena pak Fandi melalui PKB, tahu sosok beliau dan Jatim mempiroritaskan kiyai. Kami dukung juga KH Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden,” katanya.

Untuk memenangkan Fandi Utomo sebagai anggota DPR RI dan KH Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden, Soim akan menginstruksikan kepada anggota SP-SB. Insturksi iti berupa setiap anggota wajib memenangkan dan memilih Fandi Utomo dan KH Ma’ruf Amin.

Selain itu, Soim akan mengajak Fandi Utomo melakukan safari ke setiap anggota SP-SB yang tersebar di Surabaya dan Sidoarjo. “Kita akan turun ke akar rumput untuk sosialisasi pemenangan,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, aliansi SP-SB terdiri dari 32 federasi buruh dengan memiliki ratusan ribu anggota yang tersebar di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Massa dari SP-SB cukup solid dan memiliki komitmen yang tinggi.

“Kami akan all out. Kalau serikat bilang dukung maka 100 persen memenangkan,” tandasnya.

Atas deklarasi dukungan aliansi SP-SB, Fandi Utomo mengaku akan menjaga amanah itu dengan penuh tanggung jawab. “Kepercayaan dari teman-teman dunia kerja merupakan amanah yang harus di ikhtiarkan dengan sunguh-sungguh,” akunya.

Pria yang pernah menjadi dosen di ITS ini mengungkapkan, Indonesia akan menghadapi dua momen besar pada tahun 2020. Kedua momen penting ini sangat menentukan masa depan Indonesia.

Dua momen penting itu, ungkap Fandi, adalah bonus demografi dan komersialisasi produk hasil revolusi industri ke 4. “Dua momentum ini akan berpengaruh ke dunia kerja, dan ini terjadi di seluruh dunia,” nilai Fandi.

Fandi mengungkapkan, untuk menghadapi dua momen itu, Joko Widodo sudah melepas kartu pra kerja. Dengan kartu ini, negara sudah siap menghadapi dua kondisi yang cukup krusial ini.

“Kartu pekerja ini wujud penryataan negara. Bahwa negara siap menghadapi dua momen itu. Siapanya adalah pernyataan ke dunia industri dan ke dunia kerja,” ujarnya.

Menurutnya, negara sudah mepersiapkan diri untuk mereka yang masuk ke dunia kerja baru, angkatan kerja baru dan mereka yang berisiko terkena pemutusam hubungan kerja (PHK). Salah satu wujud kesiapan negara adalah negara akan melakukan reorientasi skill dan upgrading skill.

“Dua kombinasi ini penting. Ditambah lagi Jokowi akan membantu mereka masuk pasar kerja,” tandasnya. azi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.