SURABAYA | duta.co – Upaya Dr H Syarif Thayib, dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UIN-SA) Surabaya, memproses madu murni dengan bacaan 30 juz Alquran bersama para hafidz, ditambah doa penyembuhan oleh santri di tengah pandemi Covid-19 – di mana kita butuh menjaga sistem imun atau daya tahan tubuh patut diapresiasi.

Banyak orang mengisahkan kehebatan madu yang diberi nama ‘Madu Syarif bee Khotmil Qur’an’ tersebut. Salah satunya dokter spesialis akupunktur, Gusti Dewi Anandia dari Surabaya. Pesan itu disampaikan dokter Dewi saat dirinya diwisuda di Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr Soepraoen, Malang.

“Secara usia saya sudah senja, tua. Untuk bisa belajar, walau pun saya sudah tua, sudah sangat senja umur saya, tetapi (untuk menjaga stamina) saya selalu minum Madu Syarif bee Khotmil Qur’an,” demikian disampaikan dokter spesialis akupunktur, Gusti Dewi Anandia yang terlihat duta.co, Selasa (29/6/21).

Sementara, menurut Dr H Syarif Thayib, selain dokter Dewi, banyak tokoh-tokoh hebat yang mengakui manfaat Madu Syarif bee Khotmil Qur’an. Madu ini, jelasnya, memang diproses dengan istimewa. “Istilahnya, ini madu murni dunia akhirat. In sya-Allah banyak manfaat,” jelasnya kepada duta.co, Rabu (30/6/21).

Masih menurut Syarif, madu ini telah dibacakan 30 juz  Alquran oleh para hafidz. Kehebatan lain, bisa dilihat dalam Alquran surat An-nahl 68-69. “Lihat juga  penelitian Masaru Emoto, profesor, peneliti Air dari Tokyo Institute. Tidak ada yang membantah kehebatannya,” jelas lelaki yang dikenal sebagai trainer, entrepreneur ini.

Madu Syarif, jelasnya, diambil dari peternak lebah tangan pertama di lereng Banyuwangi hingga hutan Jambi, penghisap nektar alami berkualitas tinggi. “Terus terang untuk menjaga kemurniannya, saya jaga sendiri,” kisahnya.

Di samping itu, urainya, madu syarif juga telah melewati serangkaian uji klinis yang ketat, sehingga terjamin kebersihan serta khasiatnya. Sebelum dikemas, barang ini harus dipastikan lulus uji mutu madu. Ini telah melewati Laboratorium Terakreditasi & Fakultas Teknik Kimia Universitas Indonesia.

“Jadi memiliki legalitas dari Dinas Kesehatan. Hebatnya lagi no expired, tidak ada batas kadaluarsa. Bisa diminum langsung, bisa dengan air hangat atau dingin. Pas dalam kondisi sekarang, di mana kita bukan saja butuh sehat fisik, tetapi juga psikis. Atau sedang menghadapi efek samping minum obat. Atau terasa lebih tua dari umurnya. Stamina loyo, vitalitas rendah, lemah angkat beban. Sulit konsentrasi dan susah tidur, beresi dengan Madu Syarif,” ” tegasnya sambil tersenyum.

Untuk memudahkan setiap orang memperolehnya, Dr H Syarif Thayib siap menyediakan barangnya di Koperasi BISMA (Bina Swadaya Masyarakat) Jawa Timur. “Tinggal hubungi Mbak Ari, 081-216-695-99. Insya-Allah kita bisa saling bantu, terutama bagi saudara kita yang mengalami masalah kesehatan,” pungkasnya. (mky)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry