
BANYUWANGI | duta.co – Kabar baik! Lebih dari 1.800 guru ngaji, ustaz-ustazah, marbot masjid, dan penjaga tempat ibadah di Kabupaten Banyumas mulai menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten Banyumas. Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas pada 2–5 Juni 2026.
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Faisal Riza mengatakan, penerima insentif tahun ini terdiri atas sekitar 800 ustaz dan ustazah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), lebih dari 200 guru Madrasah Diniyah, sekitar 500 guru ngaji pondok pesantren, serta 345 marbot masjid dan penjaga tempat ibadah.
Menurut Faisal, penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kelompok penerima yang telah ditetapkan. “Insyaallah kita hari kemarin dengan hari ini itu khusus Ustadz-Ustadzah TPK. Dan insyaallah besok untuk Guru Ngaji pondok pesantren kurang lebih 500 Guru Ngaji di pondok pesantren. Kemudian hari Jumat itu khusus untuk Madrasah Diniyah sekurang lebih 200 Guru Ngaji,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Selain guru TPQ, guru ngaji pesantren, dan guru Madrasah Diniyah, insentif juga diberikan kepada marbot masjid dan penjaga tempat ibadah yang selama ini berperan dalam pelayanan keagamaan masyarakat.
“Dan Marbot Masjid dan Penjaga Tempat Ibadah itu 345 Marbot Masjid dan Penjaga Tempat Ibadah hari Jumat terakhir. Insyaallah semua akan kami bagikan,” kata Faisal Riza.
Faisal menjelaskan, masih terdapat sejumlah penerima yang mengalami kendala administrasi, terutama terkait ketidaksesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kelengkapan data kependudukan. Meski demikian, pihaknya memastikan bantuan tetap dapat dicairkan setelah proses perbaikan data diselesaikan oleh penerima yang bersangkutan.
Selain penyaluran insentif, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas juga mulai memproses pencairan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) tahap pertama bagi sekitar 120 pondok pesantren dari total 199 lembaga yang diajukan. Program insentif tersebut direncanakan disalurkan dalam tiga termin sepanjang 2026. (kmg)



































