SURABAYA| duta.co  – Pasangan emas bulutangkis Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti akan datang ke Surabaya 9 hingga 14 Oktober 2019 di GOR Sudirman.

Alan dan Susi akan melakukan seleksi bibit-bibit baru dunia bulu tangkis di Kota Pahlawan dalam ajang seleksi Daihatsu Astec Open 2019. Seleksi dilakukan untuk berbagai katagori usia. Yakni U-13, U-15, U-17, U-19, dewasa dan veteran.

Alan Budi Kusuma mengatakan ajang ini berbeda dengan seleksi bibit bulutangkis yang sudah ada. Jika yang ada itu untuk pembinaan, kalau ajang ini adalah benar-benar yang siap bertanding di tingkat internasional.

“Peserta ajang ini sebelum mendaftar harus sudah punya sertifikat dari Badminton World Federation (BWF) ” ujar Alan ditemui di Surabaya, Jumat (27/9).

Di tahun ini, ajang ini memang hanya digelar di tujuh kota. Tidak seperti tahun lalu yang digelar di sepuluh kota. Diakui Alan, ini dilakukan agar ajang ini lebih berkualitas.

“Kita tingkatkan kualitasnya. Jadi hanya kota-kota yang memang memiliki syarat dan potensi yang kami kunjungi. Dan Surabaya ini kami percaya memiliki banyak potensi atlet,” tukasnya.

Ajang keempat yang digelar Daihatsu dengan Astec ini memang ada peningkatan level menjadi BAC (Badminton Asia Confederation).

Peningkatan level turnamen ini untuk mengapresiasi tingginya animo masyarakat terhadap olahraga bulutangkis, yang merupakan salah satu cabang olahraga paling popular di Indonesia.

Tak hanya itu, meIaIul turnamen Ini para atlet dapat memperbesar peluang untuk masuk seleksi Pelatnas (Pemusatan Latlhan Nasional) dan berpeluang meningkatkan poin resmi yang terdaftar dan diakul oleh federasi bulu tangkis tingkat dunia, yaitu BWF (Badminton World Federation).

“Jadi nantinya akan ada banyak pemain asing yang datang ke sini. Daripada kita yang ke luar negeri, lebih baik mereka yang datang ke sini,” jelas Alan.

Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor(ADM) mengatakan ajang ini memang bukan untuk pembinaan. Melainkan kompetisi untuk mencari pemain-pemain bulutangkis yang handal.

“Ini sejalan dengan empat pilar kita, di mana salah satunya adalah olahraga,” tukas Amelia.

Amelia mengaku senang respon masyarakat cukup besar. Ada 600 peserta yang waiting list, karena target sudah terpenuhi. “Jadi sungguh luar biasa. Kami tidak menyangka jika ini akan membludak,” tandasnya.

Ketua Pengprov PBSI Jatim, Bachrul Amiq mengapresiasi Daihatsu dan Astec yang mempercayai Jatim sebagai tuan rumah. Ini menjadikan peluang bagi atlet-atlet badminton Jatim utk menunjukkan kekuatan prestasinya.

“PBSI Jatim sudah mempersiapkan atlet dalam wadah pemusatan latihan dalam kurun waktu hampir setahun ini. Dan di ajang ini saatnya mereka membuktikan,” tandas Amiq. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry