Gojek akan merevisi skema insentif untuk pengemudi GoCar. DUTA/dok

JAKARTA | duta.co – Mencari titik temu dari sebuah permasalahan terus dilakukan antara aplikator dengan mitra pengemudinya. Itu pula yang dilakukan Gojek, melihat mitra pengemudi khususnya GoCar yang memprotes kebijakan tentang skema insentif.

Gojek dan mitra pengemudi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) sudah melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat.

Musyawarah mufakat ini memang ditunggu pihak Gojek karena perusahaan yang didirikan Nadiem Makarim ini sangat menyukai musyawarah untuk memecahkan permasalahan yang ada.

VP Corporate Affairs Gojek, Michael Say menghargai pembatalan demo oleh perwakilan Komunitas Mitra Roda Empat yang hadir di Kantor Pusat Gojek.

Disampaikan Michael, ini merupakan bukti bahwa melalui mediasi damai dan terbuka dapat memberikan titik tengah antara kesenjangan mitra pengemudi dan aplikator.

Diakui Michael, Gojek sangat menghargai perwakilan komunitas mitra roda empat yang hadir di kantor pusat dan membatalkan demonya. Melalui mediasi yang damai dan terbuka akhirnya dapat menemui titik tengah bersama rekan rekan mitra GoCar.

“Kami akan merevisi kembali skema insentif mitra GoCar. Hal ini sesuai dengan prinsip kemitraan Gojek, serta menjaga hubungan baik yang telah dibangun selama ini,” kata Michael dalam rilisnya kepada duta.co, Kamis (8/8) malam.

Gojek, lanjut Michael, sangat memegang teguh prinsip yang telah dijalankan. Sejauh ini Gojek menampung seluruh aspirasi. Kemudian melakukan mediasi.

Jika mediasi berjalan dengan baik, demo tidak perlu dilakukan, apalagi hingga anarkis dan mengganggu ketertiban umum.

Karena pada dasarnyya di manapun Gojek  beroperasi akan selalu terbuka menyambut aspirasi mitra pengemudi.

“Dan kami menghargai masukan-masukan yang dapat membuat Gojek menjadi semakin baik. Kami mendukung musyawarah mufakat yang dilakukan oleh perwakilan mitra roda empat yang hadir,” tukasnya.

Ke depan, Michael berharap semua mitra dapat memanfaatkan wadah resmi yang dimiliki Gojek. Sehingga tanpa aksi demo, Gojek akan membuka diri untuk semua aspirasi mitranya.

“Kami harap ke depannya mitra dapat memanfaatkan wadah resmi yang kami miliki sehingga tanpa aksi atau demo pun seluruh aspirasi mitra dapat disampaikan dan dapat kami realisasikan,” tutupnya.

Berdasarkan pengamatan media, demo hanya berlangsung sebentar, peserta demo langsung membubarkan diri sesaaat setelah perwakilan Gojek menemui peserta demo dan menyampailan hasil mediasi. end/ril