SURABAYA | duta.co – Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa mengaku senang karena Pakde Karwo sapaan Gubernur Jatim telah meletakkan dasar pembangunan Jatim khususnya bidang ekonomi melalui konsep Jatimnomic dalam menghadapi era digital.

Karena itu saat dia bersama Emil melanjutkan kepemimpinan di Jatim sudah memiliki peta supaya tidak salah arah dan pembangunan di Jatim bisa berkesinambungan.

Menurut Khofifah, digital ekonomic itu sudah menjadi trend dunia, bahkan dibahas di forum IMF dan World Bank Group di Bali saat ini sehingga eranya sekarang ini memang digital.

Yang penting sekarang, bagaimana kemudian ekonomi digital itu bisa menjadi bagian pertumbuhan ekonomi UMKM yang dimaksud oleh Gubernur Jatim Soekarwo dalam Jatimnomic kemudian ada smart economic , smart industri, smart UMKM hingga smart perdagangan

“Itu akan menjadi pekerjaan rumah kita bersama, saya ingin mengundang start up di Jatim bagaimana bersama-sama bisa menjadi mediasi untuk membangun sosialisasi dan desiminasi informasi hari ini, setuju tidak kita sudah memasuki era digital. Kemudian ekonomi kita juga sudah harus masuk digital ekonomic,” ujar Khofifah saat ditemui usai menghadiri rapat paripurna istimewa dalam rangka Hari Jadi Pemprov Jatim ke 73 di gedung DPRD Jatim, Jumat (12/10/2018).

Pertumbuhan UMKM

Konsep Jatimnomic menurut Khofifah sangat penting karen jangan sampai masyarakat Jatim hanya menjadi pasar. Tapi bagaimana masyarakat Jatim bisa memasarkan produk terutama UMKM.

“Jadi yang saya tangkap dalam Jatimnomic adalah keberpihakan provinsi Jatim pada pertumbuhan UMKM termasuk didalamnya adalah modal-modal yang diberikan kepada masyarakat lebih baik dengan bunga rendah daripada subsidi. Jadi eranya sudah bagaimana membangun kemandirian,” bebernya.

Di era kepemimpinan Pakde Karwo dan Gus Ipul saat ini, lanjut Khofifah sudah memulai digital ekonomi dalam mengembangkan pasar UMKM dengan menggandeng star up Bukalapak dan Tokopedia.

“Nanti akan kami kembangkan kerjasaama dengan star up dunia seperti Alibaba. Terlebih Jack Ma juga hadir di pertemuan IMF di Bali dan pada penutupan Asian Games lalu dia juga sempat ketemu dengan Presiden Jokowi sehingga bisa menginspirasi start up Indonesia,” harapnya.

Di era digital ekonomic, sesungguhnya tanpa harus memiliki persediaan barang dan gudang, Alibaba bisa menjadi perusahaan ritel terbesar di dunia. Facebook bisa menjadi penyedia konten terbesar di dunia. Tanpa harus memiliki armada, Uber bisa menjadi perusahaan taksi terbesar di dunia.

“Inspirasi-inspirasi besar seperti itu rasanya hari ini sudah harus adaptasi dengan seluruh energi positif dan pikiran out of the book. Digital economic bisa menjadi raja sebuah sektor tertentu ternyata dia tak harus punya barang sediaan tertentu,” ungkap ketum PP Muslimat NU.

Sudah Diskusi dengan Emil Dardak

Selain Alibaba, Khofifah juga akan menggandeng salah satu perusahaan digital economic yang terbesar di dunia yakni Elonmars yang kebetulan masih teman sendiri. Bahkan co foundernya Bilb Bob sudah pernah ketemu dua kali dengan Khofifah.

“Saya tadi sudah diskusi so watch nexs bersama Emil, sebab kami punya jejarang dan kemampuan untuk melanjutkan sukses yang sudah dilakukan Pakde dan Gus Ipul 10 tahun kemarin,” akunya.

Secara khusus Khofifah juga mengucapkan Dirgahayu ke 73 untuk Provinsi Jawa Timur. “Mudah-mudahan Jatim makin bisa menunjukkan kapasitas dan makin memiliki daya kompetitifnes diantara provinsi-provinsi yang lain di Indonesia dan dunia,” katanya.

Di tambahkan Khofifah, keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif yang dimiliki Jatim sekarang ini sudah mampu ditunjukkan provinsi Jatim dibawah kepemimpinan Pakde Karwo dan Gus Ipul.

“Tapi hari ini juga tingkat keunggulan-keuanggulan di Indonesia dan dunia juga pasti akan bergerak sehingga kita mesti melakukan pergerakan sesuai dengan dinamika yang mesti harus kita adop dari seluruh bangsa-bangsa di dunia dan dinamika perkembangan pikiran out of the box dari masyarakat Jatim,” imbuhnya.

“Selamat dan sukses untuk masyarakat Jatim, selamat dan sukses kepada Pakde yang telah sukses memimpin  selama dua periode dengan berbagi prestasi-prestasi yang luar biasa. Semoga kita semua bisa mengembangkan dan menjaga seluruh prestasi yang begitu prestijuce bukan hanya bagi masyarakat Jatim tapi juga bangsa Indonesia,” harap Khofifah. (ud)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.