Rektor Unusa, Prof Achmad Jazidie berbagi cinderamata dengan Rektor UISI, Prof Herman Sasongko. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Jajaran Rektorat Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Gresik berkunjung ke Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) pekan lalu. Kunjungan ini selain untuk silaturahim juga untuk ‘berguru’ tentang pendirian Fakultas Kedokteran (FK).

Seperti diketahui, FK Unusa sudah berdiri cukup lama dan berhasil meluluskan mahasiswa dengan prestasi gemilang. Dan juga sudah banyak lulusan yang terserap di dunia industri.

Info Lebih Lengkap Buka website Resmi Unusa

Tidak mengherankan UISI Gresik ingin belajar lebih banyak lagi pada Unusa bagaimana mendirikan FK  dan bagaimana mengelolanya serta mengembangkan lulusan supaya bisa terserap industri.

Rektor UISI, Prof Herman Sasongko mengatakan sengaja memilih Unusa karena UISI dan Unusa tidak beda jauh usianya. Selain itu, Unusa lebih dulu memiliki Fakultas Kedokteran dan perlahan mulai maju dan diperhitungkan.

“Unusa sangat cepat berkembangnya. Kami salut akan hal itu. Makanya kami mau belajar ke Unusa supaya bisa segera memiliki Fakultas Kedokteran,” ujar Prof Herman.

Kedatangan UISI diikuti jajaran akademisi UISI serta Direktur Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG). “Untuk masalah teknis akan dilanjutkan dalam komunikasi yang dilakukan jajaran akademisi kami dengan Unusa,” jelasnya.

Rektor Unusa menyambut hangat kedatangan rombongan dari UISI. “Kami dengan senang hati untuk memberikan ilmu yang kami miliki terlebih kebutuhan pendirian Fakultas Kedokteran,” kata Prof Jazidie.

Jazidie menjelaskan beberapa orang yang turut menyiapkan pendirian FK di Unusa sengaja dihadirkan dalam pertemuan itu agar bisa berbagi pengalaman pada UISI. Sehingga UISI bisa memiliki pandangan apa yang harus dilakukan ketika hendak mendirikan Fakultas Kedokteran. Apalagi UISI sudah memiliki rumah sakit sendiri yakni RS Semen Gresik.

 “Jadi bisa tanya langsung apa saja keperluan yang harus disiapkan untuk pendirian Fakultas Kedokteran pada sumbernya,” katanya.

Usai mengadakan pertemuan, tamu UISI kemudian menuju Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari yang menjadi Rumah Sakit Pendidikan dari FK Unusa. Kunjungan untuk meninjau persiapan ruangan apa saja yang dibutuhkan untuk membuka fakultas kedokteran tersebut. ril/hms

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry