Mahasiswa Unusa mengajarkan anak-anak bagaimana menggunakan hand sanitizer dengan benar. DUTA/ist

GRESIK | duta.co – Dua dosen dari program studi (prodi) S1 Keperawatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengajari masyarakat di Desa Betoyoguci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik membuat hand sanitizer (HS).

Bukan sembarang HS, namun kali ini menggunakan bahan alami sehingga lebih aman ketika terkena kulit.

Dua dosen Imamatul Faizah dan Ratna Yunitasari berkolaborasi melakukan pengabdian masyarakat itu. “Kami lakukan ini agar masyarakat bisa membuat hand sanitizer sendiri sehingga bisa lebih irit,” ujar Imamatul.

Dua dosen ini sengaja menggunakan bahan alami untuk pembuatan HS ini. Karena ternyata tidak semua orang tahan terhadap bahan-bahan kimia yang selama ini menjadi kandungan utama HS. “Kita pakai daun sirih agar aman untuk semua jenis kulit,” tukasnya.

Selain itu, penggunaan daun sirih karena di lokasi tempat digelarnya pengabdian masyarakat itu banyak pohon sirih di depan rumah warga. Sehingga perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya agar tidak lagi mengeluarkan uang untuk membeli bahan lain.

“Selain itu daun sirih mengandung antiseptik yang cukup bagus,” ucapnya.

Imamatul menjelaskan selain mengajari pembuatan HS, dua dosen itu juga mengedukasi masyarakat untuk tetap patuh terhadap protocol kesehatan. Apalagi, saat ini banyak masyarakat yang mulai lali melakukannya karena menganggap angka kejadian mulai menurun.

“Kami harapkan masyarakat bisa tergugah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” tukas Imamatul yang dibantu dua mahasiswanya Aimmatul Chanifah dan Tuhfatul Aliyah. ril/hms

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry