Terkait Rapat di Kereta Wisata

Rapat di kereta wisata ala Sumarsono

JAKARTA-Keputusan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menggelar rapat di atas kereta wisata rute Jakarta-Yogyakarta menuai kritik. Kali ini sorotan tajam datang dari dua Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Cagub nomor urut 3, Anies menyebut, rapat di kereta bersama Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak cukup produktif, apalagi yang dibahas adalah masalah-masalah krusial Jakarta. Menurut Anies, suasana di gerbong kereta dinilai tidak tepat untuk bekerja.

“Kalau saya lebih cenderung memilih menyelenggarakan rapat di tempat yang memungkinkan untuk kita lebih produktif. Kalau di kereta suasananya kurang pas untuk bekerja. Tetapi kalau Plt Gubernur bisa melakukannya, ya baik-baik saja,” ujar Anies.

Anies tak mengetahui pertimbangan Sumarsono menggelar rapat di kereta wisata tujuan Jakarta-Yogyakarta itu. Jika dirinya menjadi gubernur, Anies menegaskan tak akan melakukan hal itu.

“Saya tidak tahu pertimbangannya mengapa menggunakan kereta api, tentu (Sumarsono) ada pertimbangan tertentu. Tetapi saya sendiri tidak akan melakukannya,” kata Anies.

Sebelumnya, Ahok juga mengeluarkan kritik serupa. Menurut Ahok, kalau bisa rapat di Balai Kota, kenapa harus di kereta wisata dan tujuan Yogyakarta pula. “Kalau saya enggak bisa rapat di kereta. Bisa rapat di Balai Kota, ngapain rapat di kereta,” katanya.

Mengenai adanya Peraturan Gubernur yang dihasilkan dalam rapat di kereta, Ahok menggeleng kecil. Dia hanya mengingatkan, selama dirinya menjabat semua aturan dihasilkan di ruang rapat pimpinan, Balai Kota DKI Jakarta. “Kamu kira selama ini Pergub yang berhasil dihasilkan dari mana? Di ruang rapim kok,” tegas Ahok.

Di tempat terpisah, Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono tampaknya tak menggubris kritik pedas dari Anies maupun Ahok. Buktinya, Sumarsono justru kembali menggelar rapat bersama para pejabat SKPD DKI di atas kereta api. Kali ini rapat digelar dalam perjalanan pulang ke Jakarta.

Di kereta wisata dari Stasiun Tugu, Yogyakarta menuju Jakarta, Minggu (15/1), rapat masih berlangsung hingga pukul 11.45 WIB. Terlihat Sekretaris Daerah, Saefullah, Kepala Bappeda, Tuty Kusumawati, dan pejabat lainnya. “Sekarang rapatnya bersama dengan wali kota. Paparan mereka tentang permasalahan yang ada di wilayah masing-masing,” ujar Sumarsono, Minggu (15/1).

Rapat ini sendiri merupakan lanjutan dari rapat yang digelar pada Jumat (13/1) malam kemarin. Rapat akan terus digelar selama perjalanan ke Jakarta yang kurang lebih memakan waktu 8 jam.

Sebelumnya diberitakan bahwa rombongan pejabat Pemprov DKI Jakarta menggelar rapat di kereta wisata dari Jakarta ke Yogyakarta pada Jumat (13/1) kemarin dan menghasilkan beberapa hal. Salah satunya adalah niatan untuk mendorong Kemendagri mengajukan revisi undang-undang nomor 29 tahun 2007 tentang Pemerintahan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota DKI Jakarta. * dtk, mdk

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan